Analisis Hukum Pelaksanaan Arisan Online Menurut Hukum Perdata

(Studi Kasus Putusan Pengadilan Negeri Banjarmasin Nomor 99/PDT.G/2017/PN.Bjm)

Penulis

  • Lale Dinda Mutiara Santi a:1:{s:5:"en_US";s:50:"Fakultas Hukum Universitas Mataram, NTB, Indonesia";}
  • Sahruddin Sahruddin , Fakultas Hukum Universitas Mataram

DOI:

https://doi.org/10.29303/prlw.v3i1.2197

Kata Kunci:

Arisan Online, Wanprestasi, Akibat Hukum

Abstrak

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui dasar pertimbangan hakim serta akibat hukumnya dalam Putusan Nomor 99/Pdt.G/2017/PN.Bjm. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian normatif, dengan menggunakan pendekatan perundang-undangan, pendekatan konseptual, dan pendekatan kasus. Hasil penelitian ini adalah (1) Akibat hukum perjanjian yang dilakukan para pihak pelaksana arisan online yaitu timbulnya hak dan kewajiban antara tergugat dan penggugat, dimana pihak tergugat berhak mendapatkan uang dari pembayaran slot arisan online tersebut, dan kewajiban dari penggugat adalah menyetorkan uang arisan online tersebut kepada tergugat.(2) Dasar Pertimbangan Hakim dalam memutus perkara Nomor 99/Pdt.G/2017/PN.Bjm adalah berupa fotocopy kwitansi bukti pembayaran arisan online, serta mengacu pada pasal 1338, 1238, 1239 KUH Perdata dan memutus perkara tersebut dengan mengabulkan gugatan penggugat sebagian dengan  verstek (pasal 149 Rbg).

Diterbitkan

2023-02-02

Cara Mengutip

“Analisis Hukum Pelaksanaan Arisan Online Menurut Hukum Perdata : (Studi Kasus Putusan Pengadilan Negeri Banjarmasin Nomor 99 PDT.G 2017 PN.Bjm)”. 2023. Private Law 3 (1): 145-53. https://doi.org/10.29303/prlw.v3i1.2197.

Artikel paling banyak dibaca berdasarkan penulis yang sama

1 2 3 > >>