PEMANFAATAN LIMBAH SABUT KELAPA MENJADI COCOPEAT SEBAGAI MEDIA TANAM RAMAH LINGKUNGAN DI DESA KORLEKO SELATAN
DOI:
https://doi.org/10.29303/z4th7j76Kata Kunci:
Cocopeat, Sabut Kelapa, KKN PMD, Media Tanam, Korleko SelatanAbstrak
Kelapa merupakan komoditas unggulan yang melimpah di Desa Korleko Selatan, sehingga memiliki potensi lokal yang penting untuk dikembangkan. Salah satu limbah yang dihasilkan adalah sabut kelapa, yang berpotensi diolah menjadi cocopeat sebagai media tanam ramah lingkungan. Pemilihan cocopeat didasarkan pada karakteristiknya yang mampu menyerap dan menyimpan air dengan baik, meningkatkan aerasi tanah, serta mendukung pertumbuhan akar tanaman. Melalui kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) PMD Universitas Mataram, dilakukan pelatihan dan pendampingan bagi masyarakat dalam pengolahan sabut kelapa menjadi media tanam. Kegiatan ini bertujuan untuk memaksimalkan pemanfaatan limbah sabut kelapa agar memiliki nilai tambah, sekaligus memperkenalkan alternatif media tanam yang dapat digunakan untuk pertanian skala rumah tangga maupun usaha hortikultura. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa cocopeat efektif meningkatkan retensi air dan sirkulasi udara dalam tanah, sehingga dapat mendukung pertumbuhan tanaman lebih optimal. Selain manfaat ekologis berupa pengurangan limbah sabut kelapa, pemanfaatan cocopeat juga memberikan nilai edukatif bagi masyarakat serta membuka peluang peningkatan ekonomi melalui pemasaran produk media tanam tersebut. Dengan demikian, pemanfaatan sabut kelapa menjadi cocopeat memberikan kontribusi nyata bagi pemberdayaan masyarakat Desa Korleko Selatan.
Referensi
Amir, M., Rahman, A., & Fitriani, N. (2020). Pemberdayaan masyarakat melalui pemanfaatan limbah organik sebagai media tanam. Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara, 2(1), 45–53.
Ayu, N. P., Lestari, W., & Rahmawati, D. (2021). Pelatihan pembuatan cocopeat sebagai media tanam ramah lingkungan. Jurnal Abdimas Pertanian, 5(1), 33–40.
Cybex. (2019). Cocopeat sebagai media tanam organik. Cyber Extension Kementerian Pertanian Republik Indonesia. Retrieved from https://cybex.pertanian.go.id
Feriady, T., Suryana, H., & Rahmat, D. (2020). Pemanfaatan limbah sabut kelapa menjadi produk bernilai tambah. Jurnal Inovasi Pertanian, 8(2), 101–109.
Gafur, A., & Muklis, A. (2023). Inovasi mesin pengurai sabut kelapa untuk peningkatan produksi cocopeat dan cocofiber. Jurnal Teknologi Tepat Guna, 11(1), 77–85.
Kuntardina, D., Suryanto, E., & Wibowo, A. (2022). Pemanfaatan cocopeat sebagai media tanam ramah lingkungan. Jurnal Pertanian Berkelanjutan, 14(2), 115–124.
Majalah KKN UPR. (2022). Inovasi pengolahan limbah sabut kelapa menjadi cocopeat. Majalah Kuliah Kerja Nyata Universitas Palangka Raya, 5(3), 56–60.
Nontji, A., Rasyid, S., & Halim, R. (2024). Pemberdayaan masyarakat desa melalui produksi cocopeat. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 10(1), 12–21.
Yadnya, M.S, Irawan Apriandi , M., Vrndavanesvari Devi , R., Maryani, I., Ariana Wulandari, H., Sopian Holis , M., Rizki Amalia , A. (2025). Potensi limbah tempurung kelapa di Desa Korleko Selatan sebagai bahan baku pembuatan produk
briket. Jurnal Wicara Desa, 3(2), 210–218. https://doi.org/10.29303/wicara.v3i2.6785
Yadnya, M. S., Maryani, I., Zulvia, R., Holis, M. S., Devi, R. V., Wulandari, H. A., Supiana, W., Zulhidayati, M., Ananda, M. D., Amalia, A. R., Apriandi, M. I., & Hasnan, M. A. Z. P. (2025). Pemanfaatan limbah botol plastik sebagai media tanam hidroponik sistem wick sederhana di Desa Korleko Selatan. Jurnal Pepadu, 6(1).
Yadnya, M. S., Wulandari, H. A., Maryani, I., Zulvia, R., Supiana, W., Hasnan P, M. A. Z., Amalia, A. R., Devi, R. V., Ananda, M. D., Holis, M. S., Zulhidayati, M., & Apriandi, M. I. (2025). Program peningkatan dengan subtitusi tepung berbahan
dasar daun kelor untuk makanan sehat di Desa Koreleko Selatan. Jurnal Gema Ngabdi, 7.
Yogaswara, G. I., Mustofa, A., & Akhsani, E. A. (2023). Pengolahan limbah serabut kelapa menjadi media tanam cocopeat di Desa Aik Prapa. Universitas Mataram.


