Akibat Hukum Terhadap Wanprestasi Dalam Perjanjian Pemeliharaan Burung Walet Di Labuhan Lombok

Studi Kasus Putusan Pengadilan Negeri Selong Nomor 134/Pdt.G/2020 PN Selong

Penulis

  • Septina Indi Huwaida Fakultas Hukum Universitas Mataram
  • Salim HS , Dosen Fakultas Hukum Universitas Mataram

DOI:

https://doi.org/10.29303/prlw.v2i2.1120

Kata Kunci:

Penyelesaian Perkara, Wanprestasi, Akibat Hukum

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses penyelesaian perkara dalam wanprestasi perjanjian pemeliharaan burung walet berdasarkan putusan Pengadilan Negeri Selong nomor 134/PDT.G/2020 dan akibat hukum yang timbul karena wanprestasi perjanjian burung walet dalam putusan Pengadilan Negeri Selong nomor 134/PDT.G/2020. Jenis penelitian ini adalah hukum normatif, dengan metode pendekatan yang digunakan adalah metode pendekatan perundang-undangan (Statute Approach), pendekatan konseptual (Conseptual Approach), dan pendekatan analisis (Analytical Approach). Proses penyelesaian perkara dalam kasus wanprestasi perjanjian pemeliharaan burung walet adalah melalui pengadilan. Akibat hukum yang ditimbulkan dalam wanprestasi perjanjian pemeliharaan burung walet adalah ganti rugi  yang diberikan oleh pihak tergugat kepada pihak penggugat dan hakim menggabulkan sebagian gugatan yang diajukan oleh penggugat selaku pihak yang mengalami wanprestasi.

Diterbitkan

2022-06-08

Cara Mengutip

“Akibat Hukum Terhadap Wanprestasi Dalam Perjanjian Pemeliharaan Burung Walet Di Labuhan Lombok : Studi Kasus Putusan Pengadilan Negeri Selong Nomor 134 Pdt.G 2020 PN Selong”. 2022. Private Law 2 (2): 281-94. https://doi.org/10.29303/prlw.v2i2.1120.

Artikel paling banyak dibaca berdasarkan penulis yang sama

1 2 > >>