POTENSI PEMBERDAYAAN EKONOMI KREATIF BERBASIS POTENSI LOKAL MELALUI INOVASI OLAHAN DAUN KELOR DI DESA GONDANG

Penulis

DOI:

https://doi.org/10.29303/thd0wc60

Kata Kunci:

Daun kelor, sosialisasi dan pelatihan, pemberdayaan masyarakat, potensi lokal, Kuliah Kerja Nyata

Abstrak

Desa Gondang merupakan salah satu desa di Kecamatan Gangga, Kabupaten Lombok Utara. Desa ini terkenal akan potensi alamnya yang melimpah, salah satunya adalah tanaman daun kelor. Daun kelor merupakan salah satu tanaman dengan kandungan gizi yang sangat tinggi. Pemanfaatan daun kelor sebagai bahan makanan sehat memiliki potensi besar dalam memperbaiki status gizi masyarakat sekaligus memberikan nilai ekonomi melalui produk olahan rumahan dan potensi lokal. yang bertujuan untuk membangun kesadaran dan kemampuan Masyarakat dalam meningkatkan perekonomian mereka melalui berbagai kegiatan edukatif dan promotive. Manfaat yang diharapkan dari kegiatan ini adalah pemberdayaan masyrakat dengan terciptanya lapangan pekerjaan bagi Masyarakat dan meningkatnya perekonomian mereka secara bertahap. Metode yang digunakan dalam program ini adalah sosialisasi dan pelatihan pembuatan dan pemasaran serta distribusi olahan daun kelor yang pelaksanaanya dilakukan dengan fokus utama pada sosialisasi olahan daun kelor, distribusi produk ke UMKM dan posyandu untuk mendukung kesehatan balita

Referensi

Anwar, F., Latif, A., & Putri, H. (2020). Pemanfaatan daun kelor (Moringa oleifera) sebagai pangan fungsional untuk peningkatan gizi masyarakat. Jurnal Gizi dan Pangan, 15(2), 101–110.

Direktorat Jenderal Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia. (2024). Data Pokok Desa Gondang Kecamatan Gangga Kabupaten Lombok Utara.

Gopalakrishnan, L., Doriya, K., & Kumar, D. S. (2016). Moringa oleifera: A review on nutritive importance and its medicinal application. Food Science and Human Wellness, 5(2), 49–56.

Khazanah, W., Andriani, A., Hadi, A., & Miko, A. (2023). Edukasi pemanfaatan daun kelor menjadi produk olahan pemberian makanan tambahan (PMT) balita di Desa Deunong, Aceh Besar. Jurnal PADE: Pengabdian & Edukasi, 5(2), 86. https://doi.org/10.30867/pade.v5i2.1549

Kementerian Kesehatan RI. (2018). Pedoman gizi seimbang. Jakarta: Kemenkes RI.

Kurniawan, A., & Nugroho, R. (2021). Ekonomi kreatif berbasis potensi lokal sebagai upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat desa. Jurnal Pemberdayaan Masyarakat, 6(1), 45–57.

LPPM Universitas Mataram. (2023). Panduan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Mataram. Mataram: LPPM Unram.

Marwati, D., & Supriyanto, A. (2022). Pemberdayaan masyarakat melalui pemanfaatan hasil pekarangan untuk mendukung ketahanan pangan rumah tangga. Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat, 9(3), 210–220.

Purwaningsih, E., & Hidayat, M. (2019). Pengembangan kewirausahaan desa melalui digital marketing. Jurnal Ekonomi dan Bisnis Digital, 2(1), 33–44.

Setyowati, N., & Rahayu, I. (2021). Pendidikan kesehatan masyarakat dalam upaya pencegahan stunting di pedesaan. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 13(4), 250–259.

Sutrisno, T., & Wahyudi, A. (2020). Peran mahasiswa dalam pemberdayaan masyarakat desa melalui program KKN. Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan, 4(2), 65–74.

Unduhan

Diterbitkan

2025-10-27

Cara Mengutip

POTENSI PEMBERDAYAAN EKONOMI KREATIF BERBASIS POTENSI LOKAL MELALUI INOVASI OLAHAN DAUN KELOR DI DESA GONDANG. (2025). Jurnal Wicara, 3(5), 1014-1019. https://doi.org/10.29303/thd0wc60

Artikel paling banyak dibaca berdasarkan penulis yang sama

1 2 3 4 > >>