Main Article Content

Lisa Amrina
Lalu Wiresapta Karyadi
Saipul Hamdi

Abstract

Sapit village is an affluent area in terms of natural, cultural, and artistic resources. This wealth is used to develop tourism, and various tourist objects have been developed to attract local and foreign tourists. Tourism development is one form of policy in improving the community's economy, but the impact of tourism will always appear in terms of community social life, especially in the Sapit Village community, East Lombok Regency. Social changes cannot be avoided due to interactions between local communities and tourists. Therefore, this study aims to uncover and explain social changes and local community responses due to tourism developments. This research applied a qualitative method with a descriptive approach. Data were taken through observation, interviews, and documentation. Data were analyzed using Miles and Huberman's interactive analysis model. The results of this study indicate that the people of Sapit Village experienced changes in socio-economic aspects and socio-cultural aspects. Changes in socio-economic aspects include four change indicators, namely in production, distribution, consumption, and institutional activities. Meanwhile, changes in socio-cultural aspects include three indicators: changes in the essence and existence of social capital, values ​​and norms, and cultural institutions. The local community's response to tourism development is divided into two, namely those who agree because they feel the economic or material impact directly due to tourism and the response of local communities who do not agree because of the fiqh studies they have and logically understand the negative impact of tourism development.

Article Details

How to Cite
Amrina, L., Karyadi, L. W., & Hamdi, S. (2021). Perubahan Sosial dan Respon Masyarakat Lokal Akibat Perkembangan Pariwisata di Desa Sapit, Lombok Timur. RELIGION, CULTURE & STATE JOURNAL, 1(1), 133-162. Retrieved from https://journal.unram.ac.id/index.php/rcs/article/view/363
References
Alayubi, Muhamad. (2015). Mengislamisasi Pariwisata Lombok, Jakarta. Universitas Negeri Jakarta.
Baharuddin. 2010. Sosiologi Suatu Pengantar : Cetakan kesatu, Yogyakarta: Kurnia Kalam Semesta.
Cholifah, Siti dan Sugeng, Harianto. (2017). Perubahan Masyarakat Desa Jamprong pasca Pendirian SMP Satu Atap. https://media.neliti.com/media/publications/253304-perubahan-sosial-masyarakat-desa-jampron-490b56c1.pdf. Diakses pada 7 maret 2021.
Fadlan, Ahmad. (2011). proses masyarakat berkembang dalam komunikasi pariwasata, Universitas Syah Kualah Banda Aceh. Diakses pada 3 Maret 2021.
Feranika, Dian. (2015). Masyarakat lokal dan pariwisata (Perubahan Interaksi Masyarakat Akibat Pariwisata Di Kawasan Sungai Timun), Tanjung Pinang: Universitas Maritim Raja Ali Haji Tanjungpinang. Diakses pada 9 Januari 2021.
Hidayatullah, Muhammad Nur . (2017). Respon masyarakat Pemuda Islam terhadap program Broadband Learning Center (BLC) di Surabaya: studi kasus BLCMenanggal.
http://digilib.uinsby.ac.id/31321/3/Muhammad%20Nur%20Hidayatullah_F520915025.pdf. Diakses pada 7 maret 2021
Khairunnisa. (2017). Dimensi perubahan pasca pembangunan pariwisata pantai padang, Jakarta: Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah.
Kumparan Travel, 2019. BPS Merilis Data Perkembangan Pariwisata Bulan April 2019. diakses dari https://www.google.com/amp/s/m.kumparan.-pariwista-bulan-april-2019. Diakses pada 20 Januari 2021.
Kurniawan, Wawan. (2015) . Dampak Sosial Ekonomi Pembangunan Pariwisata Umbul Sidomukti Kecamatan Bandungan Kabupaten Semarang. Universitas Negeri Semarang.
Nasir, Rahmah Rahayu Sri. (2014). Perubahan sosial masyarakat lokal akibat perkembangan pariwisata dusun wakka kab. Pinrang (Interaksi Antara Wisatawan dan Masyarakat lokal). Skripsi. Makasar: Universitas Hasanuddin
Permata, Putri. (2019). Analisis perkembangan industri pariwisata dan perubahan nilai budaya pada kelurahan ubud kabupaten gianyar, Malang: Universitas Brawijaya.
Pramono, Heru. 1993. Dampak Pembangunan Pariviisata Terhadap Ekonomi, Sosial, Dan ,Budaya. https://media.neliti.com/media/publications/78537-ID-dampak-pembangunan-pariviisata-terhadap.pdf. diakses pada 21 maret 2021.
Pratama, Bayu. (2019). Pariwisata Dan Budaya. Diakses dari https://www.googlecom/amp/s/insidelombok-di-ntb .Diakses pada 4 Februari 2021.
Ritzer, George. 2014. Teori Sosiologi dari Sosiologi Klasik sampai Perkembangan Terakhir Postmodern: Edisi kedelapan 2012, Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Santoso, Pudjio. 2016. Respon Masyarakat dan Pemerintah Desa dalam Menangkap Peluang Pengembangan Pariwisata di Bawean http://journal.unair.ac.id/download-fullpapers-bkecab27c5a7full.pdf. Diakses pada 16 Maret 2021
Soekanto Soerjono, Sulistyowanti Budi, 2014. Sosiologi Suatu Pengantar: Cetakan ke-46, Jakarta: Rajawali Pers.
Stompka, Piotr. 2017. Sosiologi Perubahan Sosial: Edisi pertama, Jakarta: Prenadamedia Group.
Sugiyono, 2011. Metode Penelitian Pendidikan (Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif, Dan R&D) , Bandung : ALPABETA,CV
Suyasa, Made I. (2019). Dialektika Pariwista Budaya NTB. diakses dari http://literasipariwisata.com/index.php/2019/01/04/dialektika-pariwisata=budaya-ntb/. Diakses pada 2 Februari 2021.
Tamarantika, Fenilia. (2017). Inkorporasi kearifan lokal dalam pengembangan kawasan pariwisata di lingkungan Pantai,
Tarmizi, Ahmad. (2017). Dampak Interaksi Sosial Antara Masyarakat Pendatang Dengan Masyarakat Lokal Terhadap Eksistensi Budaya Lokal ( Studi Di Desa Senggigi Kecamatan Batu Layar, Mataram: UIN.
Yulianti, Dini. (2020). Dampak pengembangan pariwisata terhadap kesejahteraan masyarakat (Studi Kasus pada Masyarakat Pelaku Usaha di Sekitar Obyek Wisata Pantai Tanjung Setia, Pekon Tanjung Setia Kec. Pesisir Selatan Kab. Pesisir Barat), Metro: Institut Agama Islam Negeri (Iain) Metro.

Author Biography

Lalu Wiresapta Karyadi, Sosiologi, Universitas Mataram

sociology departement Universitas Mataram