TEKNOLOGI BAMBU PLESTER UNTUK RUMAH RAMAH LINGKUNGAN DAN HEMAT ENERGI DI DESA LINGSAR KECAMATAN LINGSAR KABUPATEN LOMBOK BARAT
DOI:
https://doi.org/10.29303/pepadu.v7i2.9795Kata Kunci:
Bambu Plester; Rumah Ramah Lingkungan; Hemat EnergiAbstrak
Desa Lingsar memiliki potensi besar sebagai penghasil bambu, namun pemanfaatannya sebagai material konstruksi, khususnya dinding bangunan, masih terbatas. Masyarakat cenderung membangun rumah dengan material bata atau beton, padahal material tersebut membutuhkan energi yang tinggi dalam proses produksinya serta menghasilkan emisi karbon yang besar. Sebaliknya, bambu merupakan material alami yang cepat tumbuh, terbarukan, dan ramah lingkungan dengan jejak karbon yang rendah karena membutuhkan sedikit pengolahan. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat Desa Lingsar mengenai potensi bambu serta mendorong pemanfaatannya sebagai material konstruksi rumah yang ramah lingkungan dan hemat energi. Metode pelaksanaan berupa penyuluhan yang dilengkapi contoh visual dan ilustrasi. Tim Pengabdian Program Studi Arsitektur memperkenalkan teknologi konstruksi bambu plester, yaitu penggunaan bambu sebagai rangka utama atau struktur dinding yang kemudian dilapisi plester dari kapur, tanah liat, atau semen. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan semangat dan kreativitas masyarakat dalam memanfaatkan bambu sebagai bahan konstruksi. Rumah dengan teknologi bambu plester juga diharapkan mampu mencapai efisiensi energi yang lebih baik dibandingkan rumah berdinding bata atau beton.









