PELATIHAN PENERAPAN SISTEM AERASI MICROBUBBLE VENTURY PADA KELOMPOK PEMBUDIDAYA IKAN NILA DI KECAMATAN LINGSAR, KABUPATEN LOMBOK BARAT
DOI:
https://doi.org/10.29303/pepadu.v6i4.8584Kata Kunci:
Aerasi Microbubble, Ikan Nila, Oksigen Terlarut, Produktivitas, KeberlanjutanAbstrak
Kegiatan pengabdian masyarakat ini berfokus pada penerapan teknologi aerasi microbubble venturi untuk mengatasi permasalahan utama budidaya ikan nila di Kelompok Pembudidaya Ikan (Pokdakan) Tunas Karya, Kecamatan Lingsar, Lombok Barat. Permasalahan tersebut adalah rendahnya kadar oksigen terlarut (DO = 2-3 mg/L) dalam kolam yang menyebabkan tingkat kematian ikan tinggi (18%) dan efisiensi pakan rendah (FCR 1.8). Metode kegiatan meliputi sosialisasi, pelatihan teknis, instalasi alat, serta pendampingan dan evaluasi berkala. Hasilnya menunjukkan peningkatan signifikan kadar DO menjadi 5-6 mg/L. Dampak lanjutannya adalah penurunan mortalitas di bawah 7%, peningkatan efisiensi pakan (FCR 1.4), dan pertumbuhan biomassa yang lebih baik. Selain aspek teknis, kegiatan ini juga berhasil meningkatkan kapasitas SDM kelompok melalui pelatihan dan pembentukan tim teknis internal untuk menjamin keberlanjutan. Disimpulkan bahwa teknologi aerasi microbubble venturi efektif meningkatkan produktivitas dan ekonomi budidaya ikan nila. Oleh karena itu, replikasi teknologi ini kepada kelompok pembudidaya lain sangat disarankan.









