Penanaman Sikap Sosial-Religius Santri melalui Budaya Bahasa dan Pendidikan Karakter di Pondok Pesantren Al-Ikhlas Kota Bima
DOI:
https://doi.org/10.29303/kopula.v8i2.10285Kata Kunci:
budaya bahasa, pendidikan karakter, pesantren, santri, sikap sosial-religiusAbstrak
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh urgensi internalisasi nilai-nilai sosial-religius dalam pembentukan karakter santri di lingkungan pesantren melalui budaya bahasa dan pendidikan karakter. Permasalahan yang dikaji dalam penelitian ini adalah bagaimana budaya bahasa dan pendidikan karakter berkontribusi dalam proses penanaman sikap sosial-religius santri di Pondok Pesantren Al-Ikhlas Kota Bima. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis implementasi budaya bahasa serta pendidikan karakter dalam membentuk sikap sosial-religius santri di lingkungan pesantren tersebut. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi, sedangkan analisis data dilakukan secara deskriptif-kualitatif melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa budaya bahasa yang diterapkan melalui komunikasi yang santun, religius, dan penuh penghormatan kepada guru berperan signifikan dalam membentuk kebiasaan sosial santri yang sesuai dengan nilai-nilai Islam. Selain itu, pendidikan karakter yang diwujudkan melalui keteladanan guru, pembiasaan ibadah, serta penguatan literasi religius mampu menginternalisasikan nilai-nilai moral seperti kejujuran, tanggung jawab, disiplin, dan kepedulian sosial. Dengan demikian, budaya bahasa dan pendidikan karakter memiliki peran strategis dalam membentuk sikap sosial-religius santri secara berkelanjutan di lingkungan pesantren.Referensi
Ainiyah, N. Al, & Muhid, A. (2025). Konsep Interaksi Sosial dalam Pendidikan Perspektif Kitab Ta’lim Muta’allim. INCARE, International Journal of Educational Resources. https://doi.org/10.59689/incare.v5i5.1125
Aly, S. M., & Anshory, M. (2024). Internalisasi Nilai-nilai Agama Islam dalam Membentuk Perilaku Sosial Keagamaan Anak Santri. TSAQOFAH. https://doi.org/10.58578/tsaqofah.v4i1.2572
Cibro, A. N., Salminawati, S., & Usiono, U. (2023). Modern Pesantren: The Politics of Islamic Education and Problems of Muslim Identity. Al Qalam: Jurnal Ilmiah Keagamaan Dan Kemasyarakatan. https://doi.org/10.35931/aq.v17i2.1956
Dadman, E., Aminzai, W., & Moradi, M. (2025). Review of social behaviors and cultural reproduction from the perspective of Bourdieu’s Theories practice and reproduction. Priviet Social Sciences Journal. https://doi.org/10.55942/pssj.v5i3.343
Efendi, E., & Budiyono, B. (2019). Religious and Multi-cultural Values in Character-Based English Education. JET ADI BUANA. https://doi.org/10.36456/jet.v4.n2.2019.2073
Fatah, M., Khoiruddin, M., & Fakhruddin, F. (2025). Pesantren-Based Character Education: The Dzuriyah Strategy in Shaping the Character of Santri Ndalem. Interdisciplinary Journal of Social Sciences. https://doi.org/10.59373/ijoss.v2i2.191
Febriyanti, A., & Holilah, I. (2025). Komunikasi Budaya Santri di pondok Pesantren Riyadhul Awwamil. Mutiara : Jurnal Penelitian Dan Karya Ilmiah. https://doi.org/10.59059/mutiara.v3i2.2213
Habibi, N., & Sholikha, M. (2025). Kontekstualisasi Teori Bourdieu dalam Pembentukan Karakter Santri di Pondok Pesantren Darul Falah Amtsilati. DIMAR: Jurnal Pendidikan Islam. https://doi.org/10.58577/dimar.v6i2.397
Hadiri, H., & Aliyah, N. D. (2025). Implementasi Suri Tauladan Guru dalam Membentuk Akhlakul Karimah Murid di Lembaga Pesantren Al-Qur’an Darul Qur’an Walkutub Geger Bangkalan. AKADEMIK: Jurnal Mahasiswa Humanis. https://doi.org/10.37481/jmh.v5i2.1410
Indarsih, F. (2022). Integrasi Pengembangan Kemampuan Kognitif, Afektif, dan Psikomotorik di Pesantren. MOMENTUM : Jurnal Sosial Dan Keagamaan. https://doi.org/10.58472/mmt.v11i1.136
Leman, M., Claramita, M., & Rahayu, G. (2021). Predicting Factors on Modeling Health Behavior: A Systematic Review. American Journal of Health Behavior, 45 2, 268–278. https://doi.org/10.5993/ajhb.45.2.7
Maghfiroh, E. N. A., Junaidi, M., & Sholikhah, K. (2025). Keteladanan Guru Sebagai Cara Internalisasi Pendidikan Karakter Disiplin dan Tanggung Jawab di SMP Wahid Hasyim Sumberwudi. Reslaj: Religion Education Social Laa Roiba Journal. https://doi.org/10.47467/reslaj.v7i8.9264
Nurhayati, R., Nur, M. J., Suwito, A., Ningsih, D. A., Ramadani, N., & Jannah, M. (2025). Hidden Curriculum Sebagai Penguatan Budaya Kearifan Lokal dalam Pembelajaran PAI di SMPN 7 Sinjai. Al-Qalam: Jurnal Kajian Islam Dan Pendidikan. https://doi.org/10.47435/al-qalam.v17i1.3835
Putro, A. A. Y., Suyanto, & Suryono, Y. (2019). New Tradition of Pesantren in Character Education. Journal of Physics: Conference Series, 1254. https://doi.org/10.1088/1742-6596/1254/1/012002
Rahayu, W., Tazkiyah, E., Murtadho, N., & Arifin, S. (2023). The Role of Teacher Ethics in Developing Student Character in School. Jurnal Ilmiah Sekolah Dasar. https://doi.org/10.23887/jisd.v7i3.55245
Rofiqi, R. (2025). Pendidikan Islam dan Moderasi Beragama Berbasis Pesantren: Studi atas Kurikulum dan Metode Pembelajaran. TRILOGI: Jurnal Ilmu Teknologi, Kesehatan, Dan Humaniora. https://doi.org/10.33650/trilogi.v6i1.10777
Rukiyati, R., Sutarini, Y., & Priyoyuwono, P. (2014). PENANAMAN NILAI KARAKTER TANGGUNG JAWAB DAN KERJA SAMA TERINTEGRASI DALAM PERKULIAHAN ILMU PENDIDIKAN. Jurnal Pendidikan Karakter. https://doi.org/10.21831/jpk.v0i2.2797
Shifana, M., Sari, W., Nisak, H., Ritonga, E. S., & Wariyati, W. (2025). Pengaruh Pendidikan Karakter terhadap Perkembangan Moral Siswa Sekolah Dasar. Jurnal Pendidikan Dan Sastra Inggris. https://doi.org/10.55606/jupensi.v5i2.5210
Tarsono, T. (2018). IMPLIKASI TEORI BELAJAR SOSIAL (SOCIAL LEARNING THEORY) DARI ALBERT BANDURA DALAM BIMBINGAN DAN KONSELING. 3, 29–36. https://doi.org/10.15575/psy.v3i1.2174
Trisna, N., Muharrir, M., Moulia, N., Jalaluddin, J., Zulfikar, M. N., Yuana, A., & Munandar, A. (2025). Pentingnya Pendidikan Moral bagi Remaja di Era Digital untuk Interaksi yang Positif di Masyarakat. Lok Seva: Journal of Contemporary Community Service. https://doi.org/10.35308/lokseva.v4i1.12357
Utami, L., Nursiah, I., & Sabililhaq. (2023). KONSEP USWATUN HASANAH DALAM PENDIDIKAN ISLAM PADA ERA SOCIETY 5.0 PERSPEKTIF AL-QURAN DAN HADIS. Jurnal Al-Murabbi. https://doi.org/10.35891/amb.v8i2.4406
Wijayaratna, K., & Dixit, V. (2016). Impact of information on risk attitudes: Implications on valuation of reliability and information. Journal of Choice Modelling, 20, 16–34. https://doi.org/10.1016/j.jocm.2016.09.004
Zahroh, S. F. (2024). Peran Lingkungan Pesantren dalam Pembentukan Karakter Religius Santri: Studi Kasus di Pondok Pesantren Al-Hasani Pontianak. Edukais : Jurnal Pemikiran Keislaman. https://doi.org/10.61595/edukais.2024.8.1.69-80
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Ulfa Dian, Muhammad Fiqri, Ruslan

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Authors who publish with Kopula: Jurnal Pendidikan dan Bahasa, agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License (CC-BY License). This license allows authors to use all articles, data sets, graphics, and appendices in data mining applications, search engines, web sites, blogs, and other platforms by providing an appropriate reference. The journal allows the author(s) to hold the copyright without restrictions and will retain publishing rights without restrictions.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in Kopula: Jurnal Pendidikan dan Bahasa.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).





