INOVASI PRODUK SEMPOL IKAN TONGKOL SEBAGAI PEMENUHAN GIZI PADA ANAK DAN MENINGKATAN NILAI TAMBAH UMKM MASYARAKAT  DI DUSUN KONGO DESA MENINTING, KECAMATAN BATU LAYAR, LOMBOK BARAT

Penulis

  • Widia Sukma Komala Dewi
  • Nanda {"en_US":"Universitas Mataram"}
  • Helilatul Wahida
  • Sayudi Maulana

DOI:

https://doi.org/10.29303/jppi.v6i1.9815

Kata Kunci:

ikan tongkol, meninting, gizi anak, inovasi produk, sempol ikan

Abstrak

Kegiatan inovasi produk sempol ikan tongkol masyarakat Desa Meninting, Kecamatan Batu Layar, Kabupaten Lombok Barat, merupakan bagian dari program KKN-KKB yang bertujuan untuk menggali potensi sumber daya ikan yang memiliki peluang dikembangkan sebagai usaha perikanan yang berdaya saing dan menguntungkan dalam meningkatkan ekonomi serta kualitas gizi makanan. Usaha pengolahan hasil perikanan tangkap melalui inovasi produk olahan ikan tongkol tidak hanya meningkatkan manfaat dan nilai tambah, tetapi juga mendukung ketertarikan masyarakat terhadap gerakan makan ikan. Metode yang digunakan adalah metode kualitatif melalui observasi, partisipatif saat pelatihan, dan dokumentasi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa program KKN-KKB melalui penyuluhan dan pelatihan langsung mampu mengembangkan inovasi produk olahan ikan kekinian seperti sempol ikan dengan cukup berhasil karena meningkatkan pengetahuan, pemahaman, dan keterampilan masyarakat serta mendorong minat makan ikan. Selain itu, kegiatan ini juga selaras dengan tujuan Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 2 (Menghapus Kelaparan) melalui peningkatan gizi, SDG 8 (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi) melalui pengembangan usaha berbasis sumber daya lokal, serta SDG 12 (Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab) melalui pemanfaatan hasil perikanan secara optimal dan berkelanjutan.

Diterbitkan

2026-02-28

Cara Mengutip

INOVASI PRODUK SEMPOL IKAN TONGKOL SEBAGAI PEMENUHAN GIZI PADA ANAK DAN MENINGKATAN NILAI TAMBAH UMKM MASYARAKAT  DI DUSUN KONGO DESA MENINTING, KECAMATAN BATU LAYAR, LOMBOK BARAT. (2026). Jurnal Pengabdian Perikanan Indonesia, 6(1), 73-78. https://doi.org/10.29303/jppi.v6i1.9815

Artikel paling banyak dibaca berdasarkan penulis yang sama