Pendampingan Kecerdasan Emosi Mahasiswa Dalam Pembelajaran Mooc Melalui Pendekatan Rekayasa Kansei
DOI:
https://doi.org/10.29303/jpimi.v5i2.9164Kata Kunci:
kecerdasan emosi, MOOC, rekayasa kanseiAbstrak
Pengabdian kepada Masyarakat ini, bertujuan untuk mendeskripsikan dan meningkatkan pemahaman kecerdasan emosi mahasiswa dalam pembelajaran Massive Open Online Course (MOOC) melalui pendekatan Rekayasa Kansei. Kegiatan pengabdian dilaksanakan pada mahasiswa Universitas Bina Darma yang mengikuti program MOOC kerja sama dengan Universitas Gadjah Mada. Metode pelaksanaan pengabdian meliputi tahap analisis kebutuhan, pemberian edukasi dan pendampingan terkait kecerdasan emosi dalam pembelajaran daring, serta evaluasi melalui kuesioner berbasis Rekayasa Kansei. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa mahasiswa memiliki tingkat kecerdasan emosi pada kategori cukup hingga baik, dengan peningkatan pemahaman pada aspek kesadaran diri, motivasi belajar, dan empati. Pendekatan Rekayasa Kansei terbukti membantu mengidentifikasi respons emosional mahasiswa terhadap desain pembelajaran MOOC sehingga dapat menjadi dasar pengembangan pembelajaran daring yang lebih human-centered. Kegiatan ini memberikan manfaat praktis bagi mahasiswa dalam mengelola emosi selama pembelajaran daring serta bagi institusi dalam meningkatkan kualitas penyelenggaraan MOOC.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Devy Aprillia, Mutia Mawardah

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.



