ANALISIS PENGARUH PENAMBAHAN AIR KELAPA TUA TERFERMENTASI SEBAGAI SUMBER NUTRISI TAMBAHAN DALAM PAKAN KOMERSIAL TERHADAP PERFORMA PERTUMBUHAN IKAN LELE (Clarias sp.)
DOI:
https://doi.org/10.29303/jfn.v6i3.11060Kata Kunci:
Clarias sp., Air Kelapa Tua Terfermentasi, Pertumbuhan, Efisiensi Pakan, Pakan KomersialAbstrak
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penambahan air kelapa tua terfermentasi sebagai sumber nutrisi tambahan dalam pakan komersial terhadap performa pertumbuhan ikan lele (Clarias sp.). Penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan empat perlakuan, yaitu P1 (kontrol), P2 (5%), P3 (10%), dan P4 (15%) air kelapa tua terfermentasi yang masing-masing setara dengan penambahan 50, 100, dan 150 mL per 100 g pakan komersial, jumlah ikan yang digunakan yaitu 10 ekor per kontainer dengan berat rata-rata 17-20 g dan panjang rata-rata 8-10 cm, masing-masing diulang sebanyak tiga kali selama 45 hari. Parameter yang diamati meliputi pertumbuhan berat mutlak, pertumbuhan panjang mutlak, laju pertumbuhan spesifik (SGR), rasio konversi pakan (FCR), efisiensi pemanfaatan pakan (EPP), dan tingkat kelangsungan hidup (SR). Data dianalisis menggunakan analisis ragam (ANOVA) dan dilanjutkan dengan uji Duncan pada taraf signifikan 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan fermentasi air kelapa tua berpengaruh nyata (P<0,05) terhadap pertumbuhan berat mutlak, SGR, FCR, dan EPP, namun tidak berpengaruh nyata (P>0,05) terhadap pertumbuhan panjang mutlak dan SR. Perlakuan terbaik diperoleh pada dosis 10% (P3) dengan pertumbuhan berat mutlak sebesar 18,66 g, pertumbuhan panjang mutlak 4,11 cm, SGR 3,60%/hari, FCR 1,12, EPP 83,68%, dan SR sebesar 93,33%. Dapat disimpulkan bahwa penambahan fermentasi air kelapa tua pada dosis 10% merupakan dosis yang paling efektif dalam meningkatkan performa pertumbuhan dan efisiensi pemanfaatan pakan ikan lele.




