EVALUASI KOMPARATIF METODE PEMBERIAN 17Α-METHYLTESTOSTERONE (ORAL VS IMMERSION) TERHADAP SEX REVERSAL DAN SURVIVAL RATE PADA IKAN NILA (Oreochromis niloticus)
DOI:
https://doi.org/10.29303/jfn.v6i2.10944Kata Kunci:
Ikan Nila, Maskulinisasi, Metiltestosteron, Oral, PerendamanAbstrak
Penelitian ini bertujuan membandingkan efektivitas metode perendaman dan oral hormon 17α-methyltestosterone (MT) terhadap persentase kelamin jantan ikan nila. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan lima perlakuan dan tiga ulangan, yaitu P0 (kontrol), P1 (perendaman MT 2 mg/L), P2 (oral MT 50 mg/kg pakan), P3 (oral MT 60 mg/kg pakan), dan P4 (oral MT 70 mg/kg pakan). Larva ikan nila berumur 7 hari dipelihara selama 50 hari. Parameter yang diamati meliputi persentase kelamin jantan, kelangsungan hidup, pertumbuhan berat, pertumbuhan panjang, laju pertumbuhan spesifik, dan kualitas air. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian hormon MT meningkatkan persentase kelamin jantan dibandingkan kontrol. Persentase jantan tertinggi diperoleh pada P4 sebesar 87,8%, diikuti P1 sebesar 86,7%, P3 sebesar 76,7%, dan P2 sebesar 72,2%, sedangkan kontrol hanya 52,2%. Perlakuan hormon tidak berpengaruh nyata terhadap tingkat kelangsungan hidup, pertumbuhan berat, pertumbuhan panjang, dan laju pertumbuhan spesifik (P>0,05). Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa metode perendaman maupun oral efektif meningkatkan persentase kelamin jantan ikan nila, dengan efektivitas yang relatif sama.




