PENGARUH SUHU DAN LAMA PENYEDUHAN TERHADAP TEH RAMBUT JAGUNG (Zea mays)

Penulis

  • Pina Oktaviani Hidayati Universitas Mataram
  • I Wayan Sweca Yasa Universitas Matram
  • Mutia Devi Ariyana Universitas Mataram

Kata Kunci:

lama penyeduhan, suhu penyeduhan, teh rambut jagung

Abstrak

Pembuatan teh rambut jagung adalah upaya memanfaatkan limbah rambut jagung yang selama ini tidak digunakan sebagai produk pangan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh suhu dan waktu penyeduhan terhadap mutu teh rambut jagung. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan dua faktor. Faktor pertama adalah suhu penyeduhan (T) yang terdiri dari 3 taraf yaitu 70oC, 80oC, dan 90oC, sedangkan faktor kedua adalah lama penyeduhan (t) yang terdiri dari 3 taraf yaitu 5 menit, 10 menit dan 15 menit. Data hasil pengamatan dianalisis dengan analisis keragaman (Analysis of Variance) pada taraf nyata 5% menggunakan software CO-Stat. Apabila terdapat perbedaan nyata, dilakukan uji lanjut dengan uji Beda Nyata Jujur (BNJ). Hasil penelitian menunjukkan perlakuan terbaik diperoleh pada suhu penyeduhan 90oC dengan nilai total fenol 231.775 ppm, aktivitas antioksidan 87.86%, pH 6,92, dan warna nilai L* 83.84%. Interaksi antara suhu dan lama penyeduhan tidak memberikan pengaruh yang signifikan terhadap mutu seduhan teh rambut jagung, sehingga kombinasi perlakuan suhu dan waktu penyeduhan pada penelitian ini masih menghasilkan karakteristik seduhan yang relatif sama menurut penilaian panelis

Referensi

Albab, U., Nirwana, R. R., & Firmansyah, R. A. (2018). Aktivitas Daun Jambu Air (Syzygium Samarangense (BL.) Merr Et. Perry) serta Optimasi Suhu dan Lama Penyeduhan. Walisongo Journal of Chemistry, 1(1), 18-30.

Debianza., D, 2019. Pengaruh Suhu dan Waktu Penyeduhan Teh Rendah Tanin Terhadap Kandungan Aktivitas Antioksidan dari Daun Sonneratia alba. Skripsi. Prodi Teknologi Hasil Perikanan. Universitas Brawijaya.Malang.

BSN, 2013. Teh Kering Dalam Kemasan. SNI 01-3836 2013.

Dessuara, OF., S. Waluyo, dan D.D Novita, 2015. Pengaruh Tepung Tapioka sebagai Bahan Subtitusi Tepung Terigu Terhadap Sifat Fisik Mie Herbal Basah. Jurnal Teknik Pertanian. 4(2):81-90.

Fellows, P.J., 2000. Food Processing Technology. Boca Raton. CRC Press. Garnida, Y., Suliasih, N. dan Ismaya, P. L. 2018. Pengaruh Suhu Pengeringan dan Jenis Jagung Terhadap Karakteristik Teh Herbal Rambut Jagung (Corn Silk Tea). Pasundan Food Technology Journal. 5(1).

Ibrahim, A.M., Yunianta, dan F.H. Sriherfyna., 2015. Pengaruh Suhu dan Lama Waktu Ekstraksi Terhadap Sifat Kimia dan Fisik pada Pembuatan Minuman Sari Jahe Merah (Zingiber officinale var. Rubrum) dengan Kombinasi Penambahan Madu Sebagai Pemanis. Jurnal Pangan dan Agroindustri. 3(2): 530-541.

Jahangiri, Y., Ghahremani, H., Torghabeh, J.A., & Salehi, E.A. (2011). Effect of temperature and solvent on the total phenolic compounds extraction from leaves of Ficus carica. Journal of Chemical and Pharmaceutical Research. 3(5): 253–259

Kartika, B., Hastuti, dan P. Supartono, 1988. Pedoman Uji Indrawi Bahan Pangan. Gajah Mada Universitas. Yogyakarta.

Mutmainnah, Nurul., Chadijah, S., &Qaddafi, M. (2018). Penentuan suhu dan waktu optimal penyeduhan batang teh hijau (Camelia Sinensis L.)terhadap kandungan antioksidan kafein, tanin dan katekin. Jurnal Lantanida , 6 (1), 1-11.

Owour, P.O., dan M. Obanda., 2001. Comparative Responses in Plain Black Tea Quality Parameters of Different Tea Clones to Fermentation Temperature and Duration. Journal Food Chemist. 72(3): 319 327.

Ricki, H., dan Rudiyansyah, T. A. Z., 2012. Aktivitas Antioksidan Senyawa Golongan Fenol dari Beberapa Jenis Tumbuhan Famili Malvaceae. Jurnal Kimia Khatulistiwa. 1(1):8-13.

Rokyani, I., 2015. Aktivitas Antioksidan dan Uji Organolaptik Teh Celup Batang dan Bunga Kecombrang pada Variasi Suhu Pengeringan. Skripsi. Universitas Muhammadiyah Surakarta. Halaman 6-8.

Sumarno, 2020. Pengaruh Lama Penyeduhan Teh Hitam (Camellia sinensis L) Berbantu Gelombang Ultrasonik Terhadap Aktivitas Antioksidan. Jurnal Sains dan Teknologi Pangan. 1(2).

Sriyadi, B., 2012. Sleksi Klon Teh Assamica Unggul Berpotensi Hasil dan kadar Katekin Tinggi. Jurnal Penelitian Teh dan Kina. 1(15): 22-24.

Tamara, O. R. 2019. Pengaruh Suhu dan Waktu Penyeduhan Teh Rendah Tanin Terhadap Aktivitas Antioksidan Dari Daun Mangrove Bruguiera gymnorrhiza. universitas brawijaya.

Winarno, F.G., 1993. Kimia Pangan dan Gizi. Gramedia Pustaka Utama. Jakarta.

Wulandari, N., 2023. Pengaruh Rasio Bubuk Daun Kelor dan Bubuk Daun Salam Terhadap Sifat Kimia dan Organolaptik Teh Herbal Daun Kelor. Skripsi. Universitas Mataram. Mataram.

Unduhan

Diterbitkan

2026-06-18

Terbitan

Bagian

Articles