Dari Drilling ke Bermain: Integrasi Permainan Tradisional dalam Pembelajaran Literasi Awal PAUD

From Drilling to Playing: Integrating Traditional Games into Early Literacy Learning in Early Childhood Education

Penulis

DOI:

https://doi.org/10.29303/darmadiksani.v6i3.11762

Kata Kunci:

Asta Cita, Literasi Awal, Pemberdayaan Guru PAUD, Permainan Tradisional, SDGs

Abstrak

Kegiatan pengabdian ini dilatarbelakangi oleh permasalahan rendahnya kompetensi pedagogik guru pendidikan anak usia dini di KB–TK Bahrul Khair Zeet Gee dalam merancang pembelajaran berbasis bermain, belum terintegrasinya permainan tradisional ke dalam kegiatan belajar, capaian literasi awal anak usia lima hingga enam tahun yang masih berada pada skor rata-rata 78 dari 100, serta terbatasnya fasilitas literasi berbasis budaya lokal. Kondisi ini diperparah oleh minimnya guru berlatar belakang pendidikan anak usia dini secara formal, sehingga sebagian besar pendidik mengalami kesulitan menyusun kegiatan bermain yang terstruktur dan bermakna. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi pedagogik guru dalam merancang dan menerapkan pembelajaran literasi berbasis permainan tradisional, meningkatkan capaian literasi awal anak, serta membangun ekosistem literasi yang ramah anak dan berbasis kearifan lokal. Metode yang digunakan adalah penelitian tindakan partisipatif dengan melibatkan mitra secara aktif melalui tahapan sosialisasi dan pemetaan kebutuhan, pelatihan dan lokakarya penyusunan rencana pembelajaran, simulasi pembelajaran berbasis bermain, penyediaan sudut literasi budaya beserta alat permainan edukatif berbasis kearifan lokal, serta pendampingan dan evaluasi melalui praktik kelas dan pengukuran perkembangan anak. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan kemampuan guru dalam menyusun rencana pembelajaran berbasis permainan tradisional, penerapan rutin beberapa jenis permainan tradisional dalam pembelajaran, tersedianya sudut literasi budaya dan alat permainan edukatif, tersusunnya modul pembelajaran literasi berbasis budaya, serta peningkatan capaian literasi awal anak menuju skor rata-rata 85 dari 100. Dapat disimpulkan bahwa pemberdayaan guru melalui pemanfaatan permainan tradisional efektif meningkatkan kompetensi pedagogik guru, sekaligus meningkatkan capaian literasi awal anak, serta melestarikan nilai budaya lokal secara berkelanjutan di lingkungan pendidikan anak usia dini. Tindak lanjut diarahkan pada pendampingan berkala, pengembangan media literasi berbasis budaya, dan monitoring keberlanjutan program.

Unduhan

Diterbitkan

2026-08-30

Terbitan

Bagian

Articles

Cara Mengutip

Dari Drilling ke Bermain: Integrasi Permainan Tradisional dalam Pembelajaran Literasi Awal PAUD: From Drilling to Playing: Integrating Traditional Games into Early Literacy Learning in Early Childhood Education. (2026). DARMADIKSANI, 6(3), 175-186. https://doi.org/10.29303/darmadiksani.v6i3.11762