PENANGANAN PENYALUR PEKERJA MIGRAN INDONESIA SEBAGAI PELAKU TINDAK PIDANA PERDAGANGAN ORANG

Studi Kasus Di Polda NTB

Authors

  • m.zaidi hawari MAHASISWA , MAHASISWA
  • Lalu Saipudin University of Mataram image/svg+xml

DOI:

https://doi.org/10.29303/nvbdac43

Keywords:

pekerja migran, perdagangan orang, tindak pidana

Abstract

Penelitian ini berfokus pada perlindungan hukum dan kendala dalam  Penanganan Penyalur Pekerja Migran Indonesia Sebagai Pelaku Tindak Pidana   Perdagangan Orang (Studi Kasus Di Polda NTB) Metode penelitian yang digunakan adalah hukum empiris dengan pendekatan perundang-undangan, konseptual, dan sosiologis.upaya perlindungan hukum terhadap pekerja migran Indonesia yaitu menerima laporan korban,melakukan pemeriksaan, korban TPPO membuat laporan informasi, membuat surat perintah penyelidikan kemudian mengumpulkan bahan keterangan wawancara terhadap saksi. Hambatan yang dialami oleh penyidik Polda NTB yaitu penyidik tidak dapat menahan agen penyalur di luar negeri yang terlibat dalam tindak pidana perdagangan orang. Kendala eksternal yang dihadapi penyidik dalam pelaksanaan penyidikan Tindak Pidana Perdagangan Orang meliputi beberapa faktor yaitu faktor sarana atau fasilitas pendukung dan faktor masyarakat.Kata Kunci :Penegekan Hukum,Pekerja Migran,Perdagangan Orang.

 

 

Downloads

Published

2025-10-31

How to Cite

PENANGANAN PENYALUR PEKERJA MIGRAN INDONESIA SEBAGAI PELAKU TINDAK PIDANA PERDAGANGAN ORANG: Studi Kasus Di Polda NTB. (2025). Parhesia, 3(2), 262-272. https://doi.org/10.29303/nvbdac43