KEKUATAN PERJANJIAN NOMINEE KEPEMILIKAN HAK ATAS TANAH WARGA NEGARA ASING (WNA) TERHADAP PIHAK KETIGA (STUDI KASUS TETE BATU)

Authors

Keywords:

Perjanjian, Nominee, Warga Negara Asing

Abstract

  • Penelitian yang berjudul “Kekuatan Perjanjian NomineeKepemilikan Hak Atas Tanah Warga Negara Asing (WNA) Terhadap Pihak Ketiga (Studi Kasus Tete Batu)” dengan mengangkat permasalahan 1). Bagaimana implementasi perjanjian nomine dalam kepimilikan hak atas tanah warga negara asing terhadap pihak ketiga? Dan 2). Bagaimana kekuatan perjanjian nominee dalam kepemilikan hak atas tanah warga negara asing terhadap pihak ketiga di Tete Batu?.

    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pengaturan hak atas tanah bagi warga negara asing (WNA) di Indonesia serta menganalisis kekuatan perjanjian kepemilikan tanah oleh WNA terhadap pihak ketiga di Desa Tete Batu. Penelitian ini menggunakan metode penelitian empiris dengan pendekatan Pendekatan Undang- undang (Statute Approach), konseptual dan sosiologis.  

    Hasil penelitian, 1). Praktik nominee di Desa Tete Batu melibatkan penggunaan nama warga negara Indonesia (WNI) secara formal sebagai pemilik tanah, sementara penguasaan dan pembiayaan dilakukan sepenuhnya oleh warga negara asing (WNA), 2). Praktik ini bertentangan dengan prinsip nasionalitas dalam UUPA dan tergolong sebagai penyelundupan hukum (fraus legis), sehingga batal demi hukum. Rekomendasi, 1). diperlukan pengawasan ketat oleh pemerintah dan BPN, 2). peningkatan literasi hukum masyarakat, serta penerbitan regulasi tegas yang melarang perjanjian nominee dan pengembangan sistem pengawasan elektronik terintegrasi.

     

     

Downloads

Download data is not yet available.

Published

2026-05-30