INOVASI BRIKET GULA AREN SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN NILAI TAMBAH PRODUK LOKAL DAN PENGUATAN UMKM DI DESA GELANGSAR
DOI:
https://doi.org/10.29303/pepadu.v6i3.7975Kata Kunci:
inovasi produk lokal, briket gula aren, pemberdayaan masyarakat, usaha mikro kecil menengah, diversifikasi usahaAbstrak
Desa Gelangsar, Kabupaten Lombok Barat, memiliki potensi lokal berupa komoditas aren yang menjadi sumber penghidupan utama masyarakat. Namun, keterbatasan dalam diversifikasi produk dan akses pasar menyebabkan rendahnya nilai tambah dari komoditas ini. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pelaksanaan inovasi briket gula aren sebagai strategi peningkatan nilai ekonomi dan pemberdayaan pelaku Usaha Mikro Kecil Menengahh (UMKM) lokal. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif melalui rangkaian kegiatan observasi, sosialisasi, pelatihan teknis, hingga evaluasi partisipatif yang dilaksanakan selama Kuliah Kerja Nyata Pemberdayaan Masyakarat Desa (KKN PMD) Universitas Mataram (Juli–Agustus 2025). Sasaran kegiatan adalah kelompok petani dan pelaku UMKM gula aren di Desa Gelangsar. Hasil pelatihan menunjukkan bahwa inovasi briket gula aren mendorong peningkatan pemahaman peserta terhadap diversifikasi produk serta keterampilan produksi dan pengemasan. Dampak signifikan terlihat dalam tiga dimensi kebermanfaatan: ekonomi (peningkatan nilai jual dan potensi distribusi), sosial (penguatan kolaborasi dan keterlibatan pemuda), dan lingkungan (pengurangan limbah dan efisiensi produksi). Temuan ini menegaskan pentingnya pendekatan partisipatif dan kontekstual dalam mendorong inovasi desa berbasis potensi lokal. Program ini memiliki prospek untuk direplikasi di wilayah lain dengan karakteristik serupa.









