MANAJEMEN SEKOLAH REGULER DALAM IMPLEMENTASI PENDIDIKAN INKLUSIF: SEBUAH STUDI KASUS DI SDN CINANGGERANG I
DOI:
https://doi.org/10.29303/1txf2714Kata Kunci:
Pendidikan Inklusif, Manajemen, Sekolah DasarAbstrak
Penelitan ini membahas mengenai manajemen sekolah dasar reguler dalam mengimplemenasikan pendidikan inklusif di SDN Cinanggerang I. Topik kajian dalam penelitian ini adalah: (1) Bagaimanakah gambaran manajemen sekolah dalam melaksanakan pendidikan inklusif, (2) apa saja tantangan dan hambatan yang ditemui dalam pengimplementasian pendidikan inklusif. Metode penelitian yang diterpakan adalah metode kualitatif deskriftif. Sumber data dari penelitian ini adalah kepala sekolah, guru, dan siswa. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, observasi dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan Hasil penelitian menunjukan terdapat lima unsur manajemen sekolah yang diimplentasikan dalam mengakomodir pendidikan inklusif antara lain (1) Manajemen peserta didik, (2) Manajemen kurikulum,(3) Manajemen pembelajaran, (4) Manajemen pendidik dan tenaga kependidikan, dan (5) Manajemen sarana dan prasarana. Terdapat hambatan dalam implementasi pendidikan inklusif antara lain (1) Kurangnya pemahaman tentang pendidikan inklusif baik guru ataupun orangtua, (2) Kurangnya sarana dan prasarana yang memadai, (3) Kurangnya kompetensi guru dalam pembelajaran inklusif, (4) Kurangnya dukungan dari pemerintah, (5) Adanya stigma negatif terhadap pendidikan inklusif terutama kepada anak-anak berkebutuhan khusus.
Referensi
Ahmadi, A., Hanifah, M., & Ineu Herawati, N. (2022). RANCANGAN PROGRAM SEKOLAH INKLUSI DI SEKOLAH DASAR NEGERI 159 SEKEJATI KOTA BANDUNG. Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang, 8(2). https://doi.org/10.36989/didaktik.v8i2.537
Arifin, F., Supena, A., & Yufiarti, Y. (2023). Praktik Pendidikan Inklusif di Sekolah Dasar. Jurnal Educatio FKIP UNMA, 9(1). https://doi.org/10.31949/educatio.v9i1.4191
Arikunto, Suharsimi. (2005). Manajemen Sarana dan Prasarana. Jakarta: PT. Bumi Aksara.
Creswell, J. W. (2013). Metode Penelitian Pendidikan Kualitatif. E-Modul, August 2013.
Fatimah, A. S., & Herawati, N. I. (2023). Sekolah Inklusi Menciptakan Ruang Bagi Semua Bakat. Jurnal Ilmiah PENDAS: Primary Educational Journal, 4(2), 160-169.
Hasibuan, Malayu S.P. (2001). Manajemen Sumber Daya Manusia: Dasar dan Pengertian. Jakarta: Bumi Aksara.
Huda, N. (2017). MANAJEMEN PENGEMBANGAN KURIKULUM. AL-TANZIM : JURNAL MANAJEMEN PENDIDIKAN ISLAM, 1(2). https://doi.org/10.33650/al-tanzim.v1i2.113
Junaedi, E. (2019). EFEKTIVITAS KEBIJAKAN PENDIDIKAN INKLUSIF DI TINGKAT SEKOLAH DASAR. Jurnal Administrasi Pendidikan, 16(2). https://doi.org/10.17509/jap.v26i2.21306
Kurniawan, A.-. (2021). MANAJEMEN PENDIDIKAN INKLUSIF DI SEKOLAH DASAR GUNUNG SARI DALAM KOTA CIREBON. JIEM (Journal of Islamic Education Management), 5(2). https://doi.org/10.24235/jiem.v5i2.9108
Mudjito, A.,K., Harizal., H dan Elfindri. E. (2014). Pendidikan inklusif: tuntunan untuk guru, siswa dan orang tua anak berkebutuhan khusus dan layanan khusus. Jakarta: Baduose Media.
Mulyasa, E. (2009). Manajemen Pendidikan: Implementasi Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Mulyasa, H. E. (2009). Menjadi Guru Profesional. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.
Putri, A., M., et.al. (2023). Manajemen Peserta Didik.Serang: Sada Kurnia Pustaka
Setiawan, H., Oktaviyanti, I., Jiwandono, I. S., Affandi, L. H., Ermiana, I., & Khair, B. N. (2020). Analisis Kendala Guru Di SDN Gunung Gatep Kab. Lombok Tengah Dalam Implementasi Pendidikan Inklusif. Didaktis: Jurnal Pendidikan Dan Ilmu Pengetahuan, 20(2). https://doi.org/10.30651/didaktis.v20i2.4704
Sugiharto, E. (2011). Pendidikan Inklusi: Konsep, Realitas, dan Tantangan. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Sugiyono. (2018). Sugiyono Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif. Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif.
Suvita, Y., Manullang, T. I. B., Sunardi, S., & Supriatna, M. (2022). Kelengkapan Sarana dan Prasarana dalam Mendukung Penyelenggaraan Pendidikan Inklusif. Jurnal Pendidikan Kebutuhan Khusus, 6(2). https://doi.org/10.24036/jpkk.v6i2.601
UNESCO. (2015). Inclusion and Education: All Means All. Paris: UNESCO.
Zuraidah, I., Affandi, L. H., & Jiwandono, I. S. (2021). Self esteem Peserta Didik dalam Implementasi Pendidikan Inklusi. Pendagogia: Jurnal Pendidikan Dasar, 1(3), 166-172.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2025 Agi Hamdani, Nenden Ineu Herawati

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.








