Author Guidelines

Panduan Penulis

Harap gunakan panduan berikut untuk mempersiapkan naskah Anda sebelum mengirimkannya.

Judul Artikel Ilmiah

Judul dalam Bahasa Indonesia, Ditulis dengan Huruf Candara -13 Bold, Maksimal 14 Kata, Rata Tengah 

Penulis 1 1), Penulis 2 1) *, Penulis Selanjutnya2)   

1Program Studi.................., Universitas..............

2Program Studi…………, Universitas………. (Jika Afiliasi Berbeda diberi nomor 2 dstr).

Abstrak 

Abstrak berbahasa Indonesia ditulis menggunakan Candara GD-10. Jarak antarbaris 1 spasi. Abstrak berisi 150-200 kata dan hanya terdiri dari 1 paragraf, yang memuat sedikit ulasan latar belakang, tujuan pelaksanaan, metode kegiatan, hasil kegiatan, dan kesimpulan.

Kata Kunci

3 -5 kata frase yang representatif bagi artikel yang disusun, disusun secara abjad, huruf kecil semua

Abstrak dan Kata Kunci juga harus di sertakan dalam bahasa Inggris.

Struktur dari manuskrip

PENDAHULUAN

Jumlah keseluruhan halaman antara 8 - 12 halaman. Pada bagian pendahuluan berisi (a) permasalahan pengabdian kepada masyarakat, (b) kajian teoritik yang berkaitan dengan penyelesaian masalah, (c) komparasi dengan kegiatan pengabdian/penelitian sebelumnya,  (d) solusi yang ditawarkan untuk memecahkan masalah, (e) harapan akan dampak dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat, dan (f)  tujuan pengabdian kepada masyarakat. Cara penulisan sumber dalam teks perlu menunjukkan secara jelas nama author dan sitasi sumber, yang berupa tahun terbit dan halaman tempat naskah berada. Sebagai contoh adalah: ........ lebih dari 80% siswa tidak mampu memahami materi pelajaran..... (Salim, 2019).

Pada bagian pendahuluan ini disusun secara naratif dalam paragraf-paragraf, tidak perlu diberi subjudul khusus. Demikian pula hal lainnya, apabila dirasa perlu, juga ditulis naratif.

Pendahuluan ditulis dengan Candera-11 tegak, dengan spasi 1. Tiap paragraf diawali kata yang menjorok ke dalam sekitar 1 cm dari tepi kiri tiap kolom.

METODE

Pada bagian ini menjelaskan bagaimana pengabdian kepada masyarakat itu dilakukan. Minimal memuat: (a) sasaran kegiatan (keterlibatan dan peran tim pengabdi, jumlah masyarakat yang terlibat, lokasi dan lama kegiatan) (b) tahapan pelaksanaan, (c) proses pelaksanaan dan (d) teknik analisis (uraian indikator keberhasilan program)

HASIL DAN PEMBAHASAN

Hasil pelaksanaan disajikan dalam bentuk fambar, grafik, tabel, atau deskriptif. Analisis dan interpretasi hasil ini diperlukan sebelum dibahas. Tabel dituliskan di tengah atau di akhir setiap teks deskripsi hasil/perolehan kegiatan. Bila lebar Tabel tidak cukup ditulis dalam setengah halaman, maka dapat ditulis satu halaman penuh. Judul Tabel ditulis dari kiri rata tengah, semua kata diawali huruf besar, kecuali kata sambung. Kalau lebih dari satu baris dituliskan dalam spasi tunggal (at least 12).

Hasil berupa gambar, atau data yang dibuat gambar/ skema/ grafik/ diagram/sebangsa-nya, pemaparannya juga mengikuti aturan yang ada; judul atau nama gambar ditaruh di bawah gambar, dari kiri, dan diberi jarak 1 spasi (at least 12) dari gambar.Bila lebih dari 1 baris, antarbaris diberi spasi tunggal, atau at least 12.

Pembahasan difokuskan pada mengaitkan data dan hasil analisisnya dengan permasalahan atau tujuan pengabdian dan konteks teoretis yang lebih luas. Pembahasan ditulis melekat dengan data yang dibahas. Pembahasan diusahakan tidak terpisah dengan data yang dibahas. Pembahasan difokuskan pada mengaitkan data dan hasil analisisnya dengan permasalahan atau tujuan kegiatan. Ulasan pembahasan perlu disandingkan dengan kegiatan pengabdian/penelitian orang lain yang diambil dari jurnal.

KESIMPULAN

Kesimpulan dapat bersifat generalisasi dari hasil pencapaian kegiatan dan sesuai dengan tujuan kegiatan pengabdian. 

UCAPAN TERIMA KASIH

(Opsional)

DAFTAR PUSTAKA

Ditulis dalam spasi tunggal (atau at least 12pt), antar daftar pustaka diberi jarak 1 spasi. Penulisan daftar pustaka menggunakan aturan American Psychological Association (APA) Style Versi 7. Jumlah sumber rujukan yang dijadikan daftar pustaka literatur ilmiah (80% referensi primer seperti: jurnal, makalah prosiding dan 20% referensi sekunder seperti: buku dengan tahun rujukan tidak boleh melebihi 10 tahun terakhir. Banyaknya rujukan dalam daftar pustaka minimal 20. Gunakan Referensi Manager untuk menyusun daftar pustaka, misalnya: Mendeley, dll.

Contoh

Salim, P. E. (2019). Studies On The Bread-Improving Mechanism Of Fungal Alpha-Amylase. Jurnal Pendidikan Matematika, 26(1), 14-17. http://dx.doi.org/10.36709/amalilmiah.v1i1.9638