Struktur Kepribadian Tokoh Saydah Dalam Cerita 'Syantah Dan Saydah' Karya Kamil Kaylaniy: (Kajian Psikologi Humanistik Carl Rogers)

Authors

  • Mujiburrahman Hamzah Universitas Islam Negeri Ar-Raniry
  • Zulkhairi Sofyan Universitas Islam Negeri Ar-Raniry
  • Akmal Fajri Universitas Islam Negeri Ar-Raniry
  • Fahmi Sofyan Universitas Islam Negeri Ar-Raniry

DOI:

https://doi.org/10.29303/kopula.v8i3.11342

Keywords:

Carl Rogers; konsep diri; psikologi humanistik; psikologi sastra; sastra anak Arab

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis struktur kepribadian tokoh Saydah dalam cerpen Syantah dan Saydah karya Kamil Kaylaniy melalui pendekatan psikologi sastra dengan menggunakan teori kepribadian humanistik Carl Rogers. Teks primer penelitian berupa cerpen Syantah dan Saydah karya Kamil Kaylaniy yang diterbitkan oleh safahat pada tahun 2011. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan sumber data berupa delapan unit data yang terdiri atas dialog, narasi, dan peristiwa yang merepresentasikan konsep self, medan fenomenal (phenomenal field), dan organisme. Data dikumpulkan melalui teknik baca dan catat, kemudian dianalisis melalui tahapan identifikasi, klasifikasi berdasarkan konsep kepribadian Carl Rogers, interpretasi, dan penarikan simpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa struktur self pada tokoh Saydah tergambar melalui hubungan antara ideal self dan real self yang menimbulkan konflik batin pada awal cerita. Medan fenomenal tampak melalui perubahan cara Saydah memaknai pengalaman, yaitu dari persepsi bahwa kegagalan dan keberhasilan ditentukan oleh ketidakadilan serta keberuntungan menuju pemahaman bahwa keberhasilan diperoleh melalui usaha, kerja keras, dan ketekunan. Adapun aspek organisme tercermin melalui proses penilaian terhadap pengalaman (organismic valuing process) yang mengarahkan perubahan orientasi tindakan Saydah sehingga konsep dirinya menjadi lebih kongruen dengan pengalaman yang dialaminya. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa teori kepribadian Carl Rogers dapat digunakan untuk menjelaskan perkembangan tokoh dalam karya sastra melalui hubungan antara konsep diri, pengalaman subjektif, dan orientasi tindakan.

References

Adriyanti, M., Kumala, A. P., & Sugara, H. (2025). Dimensi hierarki kebutuhan tokoh utama dalam kumpulan cerpen Kukila karya Aan Mansyur: Kajian psikologi humanistik. Jurnal Bastra (Bahasa dan Sastra), 10(4), 1340–1351.

Afrili, N. L., Susanto, A., & Nur, T. (2024). Struktur kepribadian tokoh Helen dalam novel Helen dan Sukanta karya Pidi Baiq: Kajian psikologi sastra. Jurnal Bastra (Bahasa dan Sastra), 9(1), 228–238.

Amalia, A. Z., Sofyan, Z., Zulhelmi, A., Munidzar, H. A., & Asy’ari, H. (2026). Semiotic codes in Filasṭīn Bilādī by Humood Alkhudher: A John Fiske analysis of resistance, national identity, and ideology. Alsuna: Journal of Arabic and English Language, 9(1), 129–140.

Calicchio, S. (2023). Abraham Maslow, dari hierarki kebutuhan hingga pemenuhan diri: Sebuah perjalanan dalam psikologi humanistik melalui hierarki kebutuhan, motivasi, dan pencapaian potensi manusia sepenuhnya. Stefano Calicchio.

Firmansyah, T. W., & Khadijah, K. (2025). Integrasi teori humanistik Abraham Maslow, Carl Rogers, dan terapi transpersonal dalam mewujudkan transformasi diri dan penyembuhan psikologis. Innovative: Journal of Social Science Research, 5(3), 4511–4526.

Harimurti, A. (2021). Refleksi, diskresi, dan narasi: Sejarah perjumpaan dengan psikologi. Sanata Dharma University Press.

Hidayat, W., & Santosa, S. (2024). Memahami konsep belajar anak usia dasar: Studi analisis teori belajar Carl Rogers serta penerapannya di sekolah dasar. Journal of Primary Education Research, 2(1), 92–101.

Al-Kailānī, K. (2011). Shanṭaḥ wa Ṣaydaḥ (شَنْطَحٌ وَصَيْدَحٌ). Kairo: Safahat.

Nabawiyati, D. R., & Vrisaba, N. A. (2025). Studi kasus: Dinamika psikologis skizoafektif tipe manik dengan pendekatan humanistik Carl Rogers. Character: Jurnal Penelitian Psikologi, 12(01), 17–28.

Pratiwi, D., Sobari, T., & Aeni, E. S. (2022). Analisis unsur intrinsik dan nilai moral novel Rentang Kisah karya Gita Savitri Devi. Parole: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, 5(3), 203–212.

Ramadhani, D. D. S., & Rahman, E. (2025). Ekspansi tematik dan naratif dalam Hikayat Raja Damsyik: Penambahan unsur fantasi dan konflik sosial. Kopula: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pendidikan, 7(1), 1–10.

Rogers, C. R. (1995). On becoming a person: A therapist’s view of psychotherapy. Houghton Mifflin Harcourt.

Wajiran, S. S. (2024). Buku ajar teori sastra. Uwais Inspirasi Indonesia.

Wananda, A. S., & Halimi, H. (2025). Revitalizing nature’s meaning in “Jabbaratul Ghabah” short story by Kamil Kailani: Shklovsky’s defamiliarization study. Tsaqofiya: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Arab, 7(1), 1–20.

Zamzami, A. N., & Putri, D. T. (2024). Relevansi teori belajar humanistik Carl Rogers dalam pendidikan karakter perspektif Islam: The relevance of Carl Rogers’ humanistic learning theory in Islamic perspective character education. Thawalib: Jurnal Kependidikan Islam, 5(2), 311–332.

Zulkhairi, Z., Azhari, A., Taufiq, A., & Zikrullah, M. (2026). Processing Arabic idioms: A psycholinguistic study of second language learners. Ampersand, 16, Article 100263.

Downloads

Published

2026-09-01

Issue

Section

Articles

How to Cite

Struktur Kepribadian Tokoh Saydah Dalam Cerita ’Syantah Dan Saydah’ Karya Kamil Kaylaniy: (Kajian Psikologi Humanistik Carl Rogers). (2026). Kopula: Jurnal Bahasa, Sastra, Dan Pendidikan, 8(3), 662-675. https://doi.org/10.29303/kopula.v8i3.11342

Most read articles by the same author(s)