Tantangan Mempertahankan Bahasa Ibu Di Era Globalisasi

Authors

  • Ahmad Fakih Lukman Hakim Program Studi Tadris Bahasa Indonesia, Universitas KH. Mukhtar Syafaat Blokagung Banyuwangi

DOI:

https://doi.org/10.29303/kopula.v8i3.11083

Keywords:

Bahasa Ibu, Globalisasi, Identitas Budaya, Pelestarian Bahasa, Pergeseran Bahasa

Abstract

Bahasa ibu memiliki peran penting sebagai identitas budaya, sarana komunikasi, serta media pewarisan nilai-nilai sosial dari generasi ke generasi. Namun, perkembangan globalisasi, kemajuan teknologi digital, serta dominasi bahasa nasional dan bahasa asing menyebabkan penggunaan bahasa ibu semakin mengalami penurunan, terutama di kalangan generasi muda. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi berbagai tantangan dalam mempertahankan bahasa ibu di era globalisasi serta menjelaskan upaya yang dapat dilakukan untuk menjaga keberlangsungannya. Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi pustaka (library research). Data diperoleh melalui berbagai sumber literatur berupa buku, artikel ilmiah, dan hasil penelitian yang relevan dalam kurun waktu lima sampai sepuluh tahun terakhir. Analisis data dilakukan melalui tahap pengumpulan, klasifikasi, analisis, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tantangan utama dalam mempertahankan bahasa ibu meliputi dominasi bahasa asing, pengaruh media sosial, urbanisasi dan mobilitas sosial, rendahnya transmisi bahasa dalam keluarga, serta menurunnya minat generasi muda terhadap bahasa daerah. Kondisi tersebut menyebabkan terjadinya pergeseran bahasa yang berpotensi mengancam keberlangsungan bahasa ibu dan melemahkan identitas budaya masyarakat. Upaya pelestarian bahasa ibu dapat dilakukan melalui peran keluarga, lembaga pendidikan, pemanfaatan teknologi digital, serta dukungan pemerintah dan masyarakat. Sinergi berbagai pihak diperlukan agar bahasa ibu tetap lestari sebagai bagian dari kekayaan budaya bangsa di tengah arus globalisasi.

References

Creswell, J. W., & Poth, C. N. (2024). Qualitative inquiry and research design: Choosing among five approaches (5th ed.). SAGE Publications.

Crystal, D. (2000). Language death. Cambridge University Press.

Dani, A. (2024). Bahasa sebagai media pelestarian nilai-nilai kearifan lokal di era globalisasi. Journal of Language Studies. https://doi.org/10.70716/jols.v1i2.81

Defina. (2023). Kebijakan bahasa daerah dan realitas pemakaian bahasa daerah dalam ranah keluarga, sekolah, dan masyarakat. Madah, 14(2). https://doi.org/10.31503/madah.v14i2.582

Febriana, I., Amanda, R., Kesuma, S. R. H., Siregar, C. C., Simbolon, R. N., & Sihombing, W. S. (2025). Peran bahasa Indonesia dalam membangun literasi numerasi sains siswa di era globalisasi. Kopula: Jurnal Bahasa, Sastra dan Pendidikan, 7(1), 287-296. https://doi.org/10.29303/kopula.v7i1.6413

Febryanti, K. E. P., Astuti, D., Ambarwati, E., Muryati, S., & Saptomo, S. W. (2025). Campur kode sebagai cerminan multikulturalisme dalam podcast Warung Kopi. Kopula: Jurnal Bahasa, Sastra dan Pendidikan, 7(1), 196-205. https://doi.org/10.29303/kopula.v7i1.6276

Fishman, J. A. (1991). Reversing language shift: Theoretical and empirical foundations of assistance to threatened languages. Multilingual Matters.

Ghafur, A., Alamsyah, T., & Razali. (2026). Pemerolehan bahasa Aceh sebagai bahasa kedua oleh penutur di Kecamatan Baitussalam. Kopula: Jurnal Bahasa, Sastra dan Pendidikan, 8(1), 232-241. https://doi.org/10.29303/kopula.v8i1.9890

Grenoble, L. A., & Whaley, L. J. (2006). Saving languages: An introduction to language revitalization. Cambridge University Press.

Holmes, J. (2013). An introduction to sociolinguistics (4th ed.). Routledge.

Imron, A., Somawati, N. P., & Mohammed, L. A. (2025). Preserving mother tongues remains crucial for cultural identity and diversity amid the homogenizing forces of globalized educational systems. Journal of Language, Literature, Social and Cultural Studies, 3(2), 128-141. https://doi.org/10.58881/jllscs.v3i2.343

Judijanto, L., Malik, F., & Amarsaikhan, D. (2025). The impact of digital platforms on mother tongue preservation: Challenges and opportunities in the disruption era. Journal of Humanities and Social Sciences, 2(5). https://doi.org/10.70177/jhrs.v2i5.2541

Mansyur, F. A., Arsad, Nazar, A., Hikmah, I., & Zilani. (2022). A model of Wolio language maintenance strategies in Society 5.0. ELS Journal on Interdisciplinary Studies in Humanities. https://doi.org/10.34050/elsjish.v5i2.21510

Nurahmad, M., & Natsir, N. (2025). Regional languages at the brink: Conservation efforts for Indonesia's 700+ endangered languages. International Journal of Educational Research. https://doi.org/10.62951/ijer.v3i1.488

Purba, A., Saragih, R., Saragih, D. A., Sitompul, Y. S., & Hutagalung, A. (2025). Ragam bahasa dan identitas pada masyarakat tutur di etnik Batak Toba: Analisis sosiolinguistik. Kopula: Jurnal Bahasa, Sastra dan Pendidikan, 7(1), 269-278. https://doi.org/10.29303/kopula.v7i1.6422

Siregar, I., & Hsu, F. (2024). The interplay of cultural dynamics within the globalization paradigm. Kultura. https://doi.org/10.572349/kultura.v2i4.657

Sitinjak, V. N., & Harianja, N. (2022). Maintain or shift? Focus on inter-ethnic families in Indonesia. International Journal of Language Studies and Multiculturalism. https://doi.org/10.32734/ijlsm.v1i1.10572

Sugiyono. (2019). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.

Sumartana, I. M., Hudiananingsih, P. D., & Rouf, M. A. (2025). Balancing globalization and linguistic heritage through inclusive education that values cultural identity and language diversity. Journal of Language, Literature, Social and Cultural Studies, 3(2). https://doi.org/10.58881/jllscs.v3i2.347

Suwarno, B. (2020). Acquisition planning for regional indigenous heritage languages in Indonesia. SAGE Open. https://doi.org/10.1177/2158244020948843

UNESCO. (2003). Language vitality and endangerment. UNESCO Ad Hoc Expert Group on Endangered Languages.

Widen, R. (2025). Bahasa dan identitas budaya dalam masyarakat multikultural. Jurnal Kajian Bahasa dan Budaya

Downloads

Published

2026-07-23

Issue

Section

Articles

How to Cite

Tantangan Mempertahankan Bahasa Ibu Di Era Globalisasi. (2026). Kopula: Jurnal Bahasa, Sastra, Dan Pendidikan, 8(3), 590-598. https://doi.org/10.29303/kopula.v8i3.11083