Variasi Leksikal Bahasa Devayan: Kajian Perbedaan Kosakata di Kecamatan Simeulue Cut dan Teupah Barat Kabupaten Simeulue

Authors

  • Qurrata A’Yuni Universitas Syiah Kuala
  • Mohd Harun Universitas Syiah Kuala
  • Denni Iskandar Universitas Syiah Kuala

DOI:

https://doi.org/10.29303/kopula.v8i3.10785

Keywords:

Bahasa Devayan; Dialektologi; Kosakata; Variasi Bahasa; Simeulue

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan perbedaan kosakata bahasa Devayan yang digunakan oleh masyarakat di Kecamatan Simeulue Cut dan Teupah Barat, Kabupaten Simeulue. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Data penelitian berupa tuturan masyarakat penutur asli bahasa Devayan yang diperoleh melalui teknik observasi, wawancara, pencatatan, dan perekaman. Analisis data dilakukan menggunakan metode padan dengan teknik pilah unsur penentu dan teknik hubung banding. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan kosakata pada empat kelas kata, yaitu nomina, verba, pronomina, dan adjektiva. Perbedaan tersebut berupa perubahan fonemis, korespondensi fonemis, serta perbedaan leksikal secara keseluruhan. Variasi kosakata yang ditemukan menunjukkan adanya perkembangan dialek bahasa Devayan yang dipengaruhi oleh faktor geografis dan sosial masyarakat penuturnya. Temuan penelitian ini memperlihatkan bahwa meskipun kedua wilayah menggunakan bahasa Devayan sebagai alat komunikasi utama, terdapat variasi kebahasaan yang cukup signifikan sehingga menjadi ciri khas masing-masing daerah. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi bagian dari upaya dokumentasi dan pelestarian bahasa daerah di Kabupaten Simeulue.

References

Azies, Furqanul dan Feisal Azies. 2019. Kosakata. Purwokerto: UM Purwokerto.

Bugin, Burhan. 2007. Metode Penelitian Kualitatif. Jakarta: PT Raja Grafindo.

Chaer, Abdul dan Leoni Agustina. 2003. Sosiolinguistik Perkenalan Awal. Jakarta: Rineka Cipta.

Chaer, Abdul. (2007). Linguistik Umum. Jakarta: Rineka Cipta.

Ghony, Fauzan Almansur. 2012. Metode Penelitian Kualitatif, Jogjakarta: Ar-ruzz Media, hal. 32.

Hasanah, Eva. (2015). Analisis Komparatif Antara Bahasa Jawa Dialek Jember dan Bahasa Jawa Standar. Skripsi. Universitas Jember.

Keraf, Gorys. (2014) Komposisi Sebuah Pengantar Kemahiran Bahasa. Jakarta: Ikrar Mandiri Abadi.

Kurniawati, L. (2010). Perbedaan Kosakata Bahasa Jawa di Kabupaten Ngawi dan Bahasa Jawa di Kabupaten Magetan (Suatu Tinjauan Dialektologi) (Doctoral dissertation, Universitas Muhammadiyah Surakarta).

Mahsun.K. 2006. Metode Penelitian Bahasa. Depok: Rajawali Pers.

Murnilasari, Ibnu Bekti. 2012. Dialek Surabaya dalam Novel Cintrog Paju-Pat Karya Suparto Brata. Skripsi. Program Studi Pendidikan Bahasa Jawa. Universitas Negeri Yogyakarta.

Nurhayati, Endang & Mulyani, Siti. (2006). Linguistik Bahasa Jawa: Kajian Fonologi, Morfologi, Sintaksis, dan Semantik. Yogyakarta: Bagaskara.

Samsuri. 1987. Analisis Bahasa. Jakarta: Erlangga.

Safitri, R. N. 2021. Perbedaan Kosakata Dialek Melayu di desa Betung dengan desa Kesuma Kecamatan Pangkalan Kuras Kabupaten Pelalawan. Skripsi.

Soeparno. 2002. Dasar-dasar Linguistik Umum. Yogyakarta: Tiara Wacana.

Sudar Yanto. 2015 Metode dan Aneka Teknik Analisis Bahasa. Jakarta: Gramedia.

Sugiyono. 2008. Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif dan R&B. Bandung:

Alfabeta.

Sumario. (2017) Analisis Ragam Tutur Bahasa Devayan Kecamatan Simeulue Cut Kabupaten Simeulue. Skripsi, STKIP Bina Bangsa Getsempena, Banda Aceh.

Tim Balai Bahasa Banda Aceh. 2012. Inilah Bahasa-bahasa di Aceh. Banda Aceh: Balai Bahasa Banda Aceh.

Yulsafli dan Suhanda. 2019. Perbedaan Dialek Tapak Tuan dan Dialek Samadua dalam Bahasa Jamee Kabupaten Aceh Selatan. In Prosiding Seminar Nasional. Vol 2, No 1, pp. 319.

Downloads

Published

2026-07-13

Issue

Section

Articles

How to Cite

Variasi Leksikal Bahasa Devayan: Kajian Perbedaan Kosakata di Kecamatan Simeulue Cut dan Teupah Barat Kabupaten Simeulue. (2026). Kopula: Jurnal Bahasa, Sastra, Dan Pendidikan, 8(3), 583-589. https://doi.org/10.29303/kopula.v8i3.10785