Makna Simbolisme Dalam Kumpulan Lirik Lagu Sarolangun
DOI:
https://doi.org/10.29303/kopula.v8i2.10683Keywords:
Budaya; Lirik lagu; Sarolangun; Semiotika; SimbolismeAbstract
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya pelestarian lagu daerah sebagai warisan budaya yang mengandung berbagai simbol dan nilai kehidupan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan makna simbolisme dalam kumpulan lagu daerah Sarolangun yang terdiri atas lagu Jembatan Beatrix, Dagang Manumpang, Sarolangun, Sarolangun Dusun Batuah, dan Balumbo Biduk. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan semiotika Roland Barthes yang menganalisis makna denotasi, konotasi, dan mitos. Data penelitian berupa kata, frasa, dan bait yang mengandung simbolisme dalam lirik lagu daerah Sarolangun. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui studi dokumentasi dan studi pustaka, sedangkan analisis data menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa simbol-simbol dalam lagu daerah Sarolangun merepresentasikan nilai sejarah, budaya, sosial, dan pandangan hidup masyarakat. Simbol-simbol tersebut mengandung makna tentang perjuangan, identitas daerah, hubungan manusia dengan alam, pelestarian adat istiadat, serta kebanggaan terhadap daerah Sarolangun. Selain berfungsi sebagai hiburan, lagu daerah Sarolangun juga berperan sebagai media pelestarian budaya dan penyampaian nilai-nilai kehidupan kepada generasi penerus.
References
Aditama, D. M. D., & Iman, A. N. (2023). Representasi motivasi pada lirik lagu “Sebusur Pelangi” karya Nonaria (Analisis semiotika Roland Barthes). Jurnal Ilmu Komunikasi (JKMS), 1(2), 66–79.
Anjelika, S. (2025). Semiotic analysis of song lyrics entitled “Nanti Kita Seperti Ini”. Jurnal Penelitian Humaniora, 46–54.
Antika, T. R., Ningsih, N., & Sastika, I. (2020). Analisis makna denotasi, konotasi, dan mitos pada lagu “Lathi” karya Weird Genius. Asas: Jurnal Sastra, 9(2), 61–71.
Ashri, M. (2025). Penerapan semiotika Roland Barthes sebagai strategi pengembangan analisis kritis di lembaga kajian dialektika. ACITYA BHAKTI, 5(2), 22–26.
Damayanti, I. K. (2022). Makna terhadap mitos dalam lirik lagu “Takut” karya Idgitaf: Kajian semiotika Roland Barthes. Deiksis: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, 9(1), 31–35.
Endraswara, S. (2011). Metodologi penelitian sastra: Epistemologi, model, teori, dan aplikasi. CAPS.
Fakri, M. M. O., Indrawati, I., & Fitri, H. U. (2023). Analisis makna semiotika pada lirik lagu Di Ujung Hari karya Ungu. Social Science and Contemporary Issues Journal, 1(4), 700–709.
Fatimah, S. S. (2020). Semiotika dalam kajian iklan masyarakat.
Faruq, T. F., Riyanto, B., & Sarungu, L. (2024). Makna lirik lagu Joko Tingkir Ngombe Dawet (Analisis semiotika Roland Barthes). Development and Business Communications, 1(2), 105–122.
Hadi. (2016). Pemeriksaan keabsahan bahasa. Jurnal Ilmu Pendidikan, 74–79.
Kriyantono, R. (2016). Teknik praktis riset komunikasi. Kencana.
Kurniawan, H. (2022). Pengantar praktis penyusunan instrumen penelitian. Deepublish.
Luxemburg, J. van, dkk. (1989). Pengantar ilmu sastra. Gramedia.
Nanda, R. P. P. (2023). Analisis semiotika Roland Barthes pada lirik lagu “Aisyah Istri Rasulullah” Syakir Daulay. Communications, 5(1), 280–300.
Pirmanda, R. P. (2023). Analisis semiotika Roland Barthes pada lirik lagu “Aisyah Istri Rasulullah” Syakir Daulay. Communications, 5(1), 280–300.
Prameswara, F. L. (2021). Musik sebagai representasi perilaku konsumtif masyarakat urban.
Putri, R. N., & Sholehudin, M. (2023). Analisis semiotik pada makna lagu “Runtuh” karya Feby Putri feat. Fiersa Besari. Dalam Seminar Nasional dan Gelar Karya Produk Hasil Pembelajaran (Vol. 1, No. 1, pp. 192–201).
Rahman, A., Riyani, M., & Hanafiah. (2020). Cagar budaya dan memori kolektif: Membangun kesadaran sejarah masyarakat lokal berbasis peninggalan cagar budaya di Aceh Bagian Timur. Mozaik Humaniora, 20(1), 67–71.
Rahma, K., Abdullah, H. H., Anugerah, R., & Santoso, A. (2024). Representasi makna self improvement pada lirik lagu Tulus “Diri” (Analisis semiotika Roland Barthes). Karimah Tauhid, 3(4), 4903–4916.
Rosana, E. (2021). Dinamisasi kebudayaan dalam realitas sosial. Al-Adyan, 11(1), 34–40.
Saleh, F., Aras, N. A. M., & Wahyudi, F. (2023). Interpretasi makna lagu Bugis “Alosi Ripolo Dua”: Analisis semiotika Roland Barthes. Jurnal Idiomatik: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, 6(2), 185–195.
Sita, D. Z. (2025). Identitas nasional sebagai benteng ketahanan budaya lokal dari pengaruh asing. Maliki Interdisciplinary Journal (MIJ), 3(1), 120–128.
Sugiyono. (2015). Metode penelitian pendidikan: Pendekatan kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Widia Gustiani, Nazurty, Ade Bayu Saputra

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Authors who publish with Kopula: Jurnal Pendidikan dan Bahasa, agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License (CC-BY License). This license allows authors to use all articles, data sets, graphics, and appendices in data mining applications, search engines, web sites, blogs, and other platforms by providing an appropriate reference. The journal allows the author(s) to hold the copyright without restrictions and will retain publishing rights without restrictions.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in Kopula: Jurnal Pendidikan dan Bahasa.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).





