Dominasi Bahasa Asing dan Representasi Lokal dalam Lanskap Linguistik Gili Trawangan sebagai Destinasi Wisata Internasional
DOI:
https://doi.org/10.29303/kopula.v8i2.10620Keywords:
Bahasa Inggris; Gili Trawangan; Identitas Lokal; Lanskap Linguistik; MultimodalitasAbstract
Perkembangan pariwisata internasional memengaruhi penggunaan bahasa dalam ruang publik, termasuk pada kawasan wisata Gili Trawangan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dominasi bahasa asing dalam lanskap linguistik Gili Trawangan serta menjelaskan representasi identitas lokal melalui unsur visual. Penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teori lanskap linguistik Landry dan Bourhis (1997) sebagai teori utama dan perspektif multimodal Kress dan Leeuwen (2021) sebagai teori pendukung. Data penelitian berupa 280 papan nama akomodasi wisata yang didokumentasikan pada 27 Maret 2026 di sepanjang jalan utama kawasan Gili Trawangan di sekitar pelabuhan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bahasa Inggris merupakan bahasa yang paling dominan digunakan pada papan nama akomodasi wisata, baik secara monolingual maupun bilingual. Sebaliknya, bahasa Sasak memiliki visibilitas yang sangat rendah dan umumnya hanya muncul sebagai bagian dari nama usaha. Meskipun demikian, identitas lokal tetap direpresentasikan melalui unsur visual seperti penggunaan bambu, kayu, atap alang-alang, dan bentuk bangunan tradisional. Temuan ini menunjukkan bahwa orientasi global dan identitas lokal hadir secara bersamaan dalam lanskap linguistik Gili Trawangan melalui mode representasi yang berbeda.
References
Creswell, J. W. (2018). Research design: Qualitative, quantitative, and mixed methods approaches (5th ed.). Sage Publications.
Datang, F. A. dkk. (2023). Signage in public spaces: Impact of tourism on the linguistic landscape of Labuan Bajo. International Review of Humanities Studies, 7(1), hlm. 92–107.
Inside Lombok. (2025). KLU Optimis Dikunjungi 1 Juta Wisatawan sampai Akhir Tahun. Diakses dari https://insidelombok.id/lombok-utara/klu-optimis-dikunjungi-1-juta-wisatawan-sampai-akhir-tahun/
Kress, G. & Leeuwen, T. (2001). Multimodal Discourse: The Modes and Media of Contemporary Communication. Arnold.
Kress, G. & Leeuwen, T. (2021). Reading Images: The Grammar of Visual Design (3rd ed.). Routledge.
Landry, R. & Bourhis, R. Y. (1997). Linguistic landscape and ethnolinguistic vitality: An empirical study. Journal of Language and Social Psychology, 16(1), 23–49. https://doi.org/10.1177/0261927X970161002
Radar Lombok. (2025) BPK Temukan Selisih Besar Data Kunjungan Wisata Gili, PAD Berpotensi Bocor Banyak. Diakses dari https://radarlombok.co.id/bpk-temukan-selisih-besar-data-kunjungan-wisata-gili-pad-berpotensi-bocor-banyak.html
Sulaeman, dkk. (2022). Peningkatan Pengetahuan Pelaku Wisata di TWP Gili Matra dalam Mengelola Obyek Wisata Penyu di Perairan TWP Gili Matra Kabupaten Lombok Utara. Jurnal Pengabdian Mandiri, 1(7), hlm. 1263–1270.
Wulansari, D. W. (2020). Linguistik Lanskap di Bali: Tanda Multilingual dalam Papan Nama Ruang Publik. Kredo, 3(2), hlm. 113–122.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Tasya Kamila Qadri, Frans Asisi Datang

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Authors who publish with Kopula: Jurnal Pendidikan dan Bahasa, agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License (CC-BY License). This license allows authors to use all articles, data sets, graphics, and appendices in data mining applications, search engines, web sites, blogs, and other platforms by providing an appropriate reference. The journal allows the author(s) to hold the copyright without restrictions and will retain publishing rights without restrictions.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in Kopula: Jurnal Pendidikan dan Bahasa.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).





