Representasi Pengorbanan Perempuan Dalam Kumpulan Cerpen ‘Bila Esok Ibu Tiada’ Karya Nagiga Nur Ayati: Kajian Feminisme Liberal

Authors

  • Yulia Handayani Universitas Jambi
  • Yundi Fitrah Universitas Jambi
  • Dimas Anugrah Adiyadmo Universitas Jambi

DOI:

https://doi.org/10.29303/kopula.v8i2.10372

Keywords:

feminisme liberal, pengorbanan perempuan, representasi, kumpulan cerpen, patriarki

Abstract

Penelitian ini mengkaji representasi pengorbanan perempuan dalam kumpulan cerpen ‘Bila Esok Ibu Tiada’ karya Nagiga Nur Ayati melalui perspektif feminisme liberal. Kumpulan cerpen ini dipilih karena popularitasnya yang masif, dengan lebih dari 10.000 eksemplar terjual dan adaptasi film yang ditonton lebih dari 3,7 juta penonton pada tahun 2024. Penelitian menggunakan pendekatan kritik sastra feminis dengan jenis deskriptif kualitatif dan metode analisis konten (close reading). Data berupa kutipan teks dari sepuluh cerpen dianalisis menggunakan kerangka feminisme liberal Henze et al. (2024), melalui lima indikator, yaitu: kehilangan kesempatan pendidikan (FL1), kehilangan kesempatan karier (FL2), keterbatasan otonomi pribadi (FL3), keterbatasan akses kesehatan (FL4), dan keterbatasan partisipasi sosial-politik (FL5). Hasil penelitian menunjukkan bahwa FL3 dan FL4 merupakan indikator paling dominan, ditemukan pada seluruh sepuluh cerpen dan delapan cerpen. Temuan ini mengonfirmasi bahwa kumpulan cerpen tersebut merepresentasikan pengorbanan perempuan sebagai produk pembatasan struktural yang dibalut sentimentalisasi, sehingga memperkuat urgensi literasi kritis gender dalam konsumsi karya sastra populer.

References

Ahtisyah, R. (2023). Feminism and gender stereotypes in the short story anthology Perempuan Penakluk Ombak by the Rafflesia Writer Community. JPI: Jurnal Pustaka Indonesia, 3(2), 148–156. https://doi.org/10.62159/jpi.v3i3.396

Arsita, W., Mardiansyah, Y., & Ridho, M. R. (2023). The struggle for justice in Ratih Kumala’s novel Fatatu As-Sajair: A feminist literary criticism study. Az-Zahra: Journal of Gender and Family Studies, 4(1), 30–39. https://doi.org/10.15575/azzahra.v4i1.27852

Azizah, N. (2023). Gender equality challenges and raising awareness in the patriarchal cultural in Indonesia. Journal of Humanities and Social Sciences Studies, 5(1), 47–52.

Baehr, A. R. (2021). Liberal feminism. In E. N. Zalta (Ed.), The Stanford Encyclopedia of Philosophy. Stanford University. https://plato.stanford.edu/entries/feminism-liberal/

Badan Pusat Statistik. (2023). Indeks ketimpangan gender 2023.. BPS Indonesia. https://www.bps.go.id/en/publication/2024/12/23/0bacaaa1ae5c68f20b501d51/gender-inequality-index-2023.html

Badan Pusat Statistik. (2024). Keadaan angkatan kerja di Indonesia, Februari 2024.. BPS Indonesia. https://www.bps.go.id/en/publication/2024/06/07/112a10c79b8cfa70eec9f6f3/labor-force-situation-in-indonesia-february-2024.html

Baso, B. S. (2021). Kritik sastra feminisme: Subordinasi dalam novel Kembang Jepun karya Remy Sylado. Jurnal Ilmiah Sastra dan Bahasa, 10(2), 45–58.

Botifar, M., & Friantary, H. (2024). Refleksi ketidakadilan gender dalam novel Perempuan Berkalung Sorban: Perspektif gender dan feminisme. Disastra: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, 3(1). https://dx.doi.org/10.29300/disastra.v3i1.3141

Creswell, J. W. (2016). Research design: Pendekatan kualitatif, kuantitatif, dan mixed.. Pustaka Pelajar.

Dinanti, M. E., & Indayani. (2025). Representasi feminisme dalam novel Perempuan yang Menunggu di Lorong Menuju Laut karya Dian Purnomo. Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, 14(1), 22–35.

Fakih, M. (2016). Analisis gender dan transformasi sosial.. Pustaka Pelajar.

Fatricia, R. S. (2018). Feminisme liberal dan relevansinya dalam kajian sastra. Jurnal Pendidikan Humaniora, 6(3), 110–121.

Henze, A., Buhl, M., Kolbe, L., & Asbrock, F. (2024). Development and validation of the Liberal Feminist Attitudes Scale (LFAS). Frontiers in Social Psychology. https://doi.org/10.3389/frsps.2024.1329067

Hidayati, N. (2018). Teori feminisme: Sejarah, perkembangan, dan relevansinya dengan kajian keislaman gender. Jurnal Walisongo, 26(1), 99–118. https://doi.org/10.21580/ws.26.1.2412

Indiah, R. R. (2022). Praxis gerakan feminis di Indonesia: Dinamika aksi politik dan produksi pengetahuan. Jurnal Perempuan, 27(2), 155–166.

Irawati & Tjahjono, T. (2022). Ketidakadilan terhadap perempuan dalam kumpulan cerita Kitab Kawin karya Laksmi Pamuntjak: Kajian gender. Jurnal Bapala, 7(9), 1–15.

Janah, I. A. F. N., & Septiana, H. (2023). Representasi perlawanan perempuan terhadap ketidakadilan gender dalam kumpulan cerpen Prosa di Rumah Aja: Kajian feminisme sosialis. Bapala: Jurnal Mahasiswa Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, 10(1), 1–14.

Jannah, R. (2024). Pendekatan feminisme dalam analisis cerpen Kunang-Kunang dalam Bir karya Djenar Maesa Ayu. Protasis: Jurnal Bahasa, Sastra, Budaya, dan Pengajarannya, 3(2), 188–196. https://doi.org/10.55606/protasis.v3i2.189

Kania, D., & Hamdani, A. (2023). Representasi wanita dibalik kosakata berita: Analisis wacana kritis Sara Mills kekerasan seksual pada media Indonesia. Metafora: Jurnal Pembelajaran Bahasa dan Sastra, 10(1), 33–40. https://doi.org/10.30595/mtf.v10i1.17674

Komnas Perempuan. (2024). Catatan tahunan kekerasan terhadap perempuan 2024.. Komisi Nasional Anti Kekerasan terhadap Perempuan.

Kusuma, S. N., Werdiningsih, Y. K., & Sunarya. (2021). Peran perempuan dalam novel Cinencang Lawe karya Tulus Setiyadi kajian feminisme. Jurnal Sastra Indonesia, 10(3), 187–198.

Maghfiroh, R., & Ginting, R. P. (2025). Description of feminism in the characters Ningsih and Aku in the short story Istri Prajurit by Nh. Dini. Electronic Journal of Education, Social Economics and Technology, 6(1). https://ejeset.saintispub.com/ejeset/article/view/278

Mukhibun, A., & Wardani, N. E. (2023). Ketidakadilan gender pada tokoh perempuan dalam novel Terusir karya Buya Hamka: Kajian kritik sastra feminis. GERAM: Gerakan Aktif Menulis, 11(2). https://journal.uir.ac.id/index.php/geram/article/view/15485

Nurhikmah. (2024). Pengorbanan perempuan dalam sastra Indonesia: Antara representasi dan reproduksi ideologi. Jurnal Literasi, 8(1), 55–67.

Pratiwi, I. I., Anggraini, J. F., & Malak, P. (2024). Kritik sastra feminisme pada cerpen Si Pucuk Kalumpang karya Ajip Rosidi. Jurnal Hasta Wiyata, 7(2), 281–290.

Putra, M. R. R., & Burhannudin, M. (2022). Ketidakadilan terhadap peran wanita pada cerpen Nephilim dalam kumpulan cerpen Striptis di Jendela karya Saroni Asikin. Jurnal Sastra Indonesia, 11(3), 209–218. https://doi.org/10.15294/jsi.v11i3.48333

Puspita, D. D., dkk. (2023). Ketidakadilan gender dan beban sosial pada perempuan dalam cerpen Mata yang Indah karya Budi Darma. Jurnal Bahasa dan Sastra Indonesia serta Pengajarannya, 2(September), 126–136.

Rahmawati, D. C. A. (2024). Budaya patriarki pada novel Lebih Senyap dari Bisikan karya Andina Dwifatma (kajian feminisme Islam Souad Eddouada). E-Journal Unesa: Jurnal Mahasiswa Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, 13(2), 1–15.

Siegel, J. A., & Calogero, R. M. (2021). Liberal feminism and body image among emerging adult women. Body Image, 36, 170–178. https://doi.org/10.1016/j.bodyim.2020.11.003

Wibowo, G. A., Chairuddin, C., Rahman, A., & Riyadi, R. (2022). Kesetaraan gender: Sebuah tinjauan teori feminisme. SEUNEUBOK LADA: Jurnal Ilmu-Ilmu Sejarah, Sosial, Budaya dan Pendidikan, 9(2), 121–127.

Zahrah, A. D. (2025). The shackles of patriarchy in the short story collection Sepotong Hati yang Baru by Tere Liye: A feminist literary study. JOLLS: Journal of Language and Literature Studies, 5(4). https://journal-center.litpam.com/index.php/jolls/article/view/3576

Downloads

Published

2026-05-21

Issue

Section

Articles

How to Cite

Representasi Pengorbanan Perempuan Dalam Kumpulan Cerpen ‘Bila Esok Ibu Tiada’ Karya Nagiga Nur Ayati: Kajian Feminisme Liberal. (2026). Kopula: Jurnal Bahasa, Sastra, Dan Pendidikan, 8(2), 374-382. https://doi.org/10.29303/kopula.v8i2.10372