PELATIHAN DAN PENDAMPINGAN BUDIDAYA LELE SISTEM BIOFLOK BAGI KELOMPOK TANI IKAN DI DESA WONOASRI, KABUPATEN KEDIRI

Penulis

  • mohamad Universitas Brawijaya image/svg+xml
  • Muhamad Dwi Cahya
  • Andi Masriah
  • Rizky Kusma Pratiwi
  • Vina Nur Nadiro
  • Zakiyyah Nur Inayah
  • Vika Mulidiyah
  • Frelyta Ainuz Zahro
  • Atik Winarti
  • R. Adharyan Islamy
  • Hadiana Hadiana

DOI:

https://doi.org/10.29303/jppi.v6i2.10075

Kata Kunci:

Bioflok, Lele, Masyarakat, Pelatihan

Abstrak

Budidaya ikan lele (Clarias sp.) secara konvensional seringkali dihadapkan pada kendala efisiensi pakan yang rendah (FCR tinggi), keterbatasan lahan dan masalah kualitas air. Untuk mengatasi tantangan tersebut dan meningkatkan produktivitas serta keberlanjutan usaha perikanan skala kecil, diterapkan inovasi teknologi sistem bioflok. Sistem bioflok memanfaatkan agregat mikroorganisme untuk mengolah limbah organik menjadi pakan alami tambahan dan menjaga stabilitas kualitas air, yang pada akhirnya dapat meningkatkan efisiensi dan memungkinkan padat tebar lebih tinggi. Tujuan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk melaksanakan pelatihan teknis dan pendampingan implementasi budidaya lele sistem bioflok secara bertahap kepada kelompok wanita tani (KWT) yang melakukan budidaya ikan di Desa Wonosari, Kabupaten Kediri. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif melalui lima tahapan: (1) Identifikasi masalah, (2) Persiapan sarana, (3) Sosialisasi konsep bioflok, (4) Pelatihan dan Demonstrasi Teknis (mulai dari penyiapan kolam hingga manajemen air), dan (5) Pendampingan berkala. Kegiatan ini dilaksanakan oleh Tim Pengabdian PSDKU UB Kediri pada Juni 2025. Hasil menunjukkan bahwa kegiatan ini disambut baik dan diikuti dengan antusias oleh peserta, terlihat dari tingginya partisipasi dalam sesi dialog interaktif dan praktik langsung. Kegiatan berhasil dilaksanakan melalui metode ceramah dan praktik langsung, serta transfer ilmu dan teknologi budidaya bioflok, termasuk teknik manajemen kualitas air dan pemanfaatan lahan terbatas. Kelompok mitra dinilai telah memiliki pengetahuan dan keterampilan untuk mengaplikasikan sistem bioflok. Keberhasilan pendampingan partisipatif ini diharapkan dapat meningkatkan produktivitas, efisiensi usaha, serta memperkuat kemandirian pangan masyarakat Desa Wonosari.

Diterbitkan

2026-06-11

Cara Mengutip

PELATIHAN DAN PENDAMPINGAN BUDIDAYA LELE SISTEM BIOFLOK BAGI KELOMPOK TANI IKAN DI DESA WONOASRI, KABUPATEN KEDIRI . (2026). Jurnal Pengabdian Perikanan Indonesia, 6(2), 143-150. https://doi.org/10.29303/jppi.v6i2.10075

Artikel paling banyak dibaca berdasarkan penulis yang sama