EDUKASI PENGELOLAAN SAMPAH LAUT UNTUK MENINGKATKAN LITERASI SISWA SD DI WILAYAH PESISIR LOMBOK
DOI:
https://doi.org/10.29303/jppi.v6i2.10595Keywords:
Desa Paremas, Kesadaran Lingkungan, Plastik, Pretest PosttestAbstract
Sampah laut merupakan permasalahan lingkungan yang mengancam ekosistem pesisir dan membutuhkan penguatan literasi sejak usia sekolah dasar. Rendahnya pemahaman siswa terhadap jenis, sumber, dampak, dan pengelolaan sampah berpotensi memperpanjang rantai masuknya sampah dari daratan ke laut. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan literasi siswa SD di wilayah pesisir Lombok mengenai pengelolaan sampah laut. Kegiatan dilaksanakan pada Oktober 2025 di SDN 02 Paremas, Desa Paremas, Kecamatan Jerowaru, Kabupaten Lombok Timur, dengan melibatkan 40 siswa kelas IV–VI. Metode yang digunakan adalah edukasi partisipatif dengan desain one-group pretest–posttest. Materi disampaikan melalui ceramah edukatif, tanya jawab, serta media gambar dan video. Evaluasi dilakukan secara deskriptif berdasarkan tiga aspek, yaitu pengetahuan umum tentang sampah, pengetahuan tentang lingkungan dan laut, serta sikap dan perilaku terhadap sampah. Hasil menunjukkan bahwa nilai pre-test berada pada kisaran 63–66%, sedangkan post-test berada pada kisaran 58–68%. Peningkatan terjadi pada aspek pengetahuan tentang lingkungan dan laut, dari 64% menjadi 68%. Namun, aspek pengetahuan umum tentang sampah menurun dari 63% menjadi 58%, dan sikap serta perilaku terhadap sampah menurun dari 66% menjadi 63%. Penurunan tersebut diduga dipengaruhi oleh gangguan konsentrasi siswa saat evaluasi akibat adanya aktivitas Program Makan Bergizi Gratis. Kegiatan ini mengimplikasikan pentingnya edukasi lingkungan yang berkelanjutan, interaktif, berbasis praktik, dan dilaksanakan pada waktu evaluasi yang kondusif.

