PENANAMAN MANGROVE BERBASIS PARTISIPASI MASYARAKAT SEBAGAI UPAYA KONSERVASI EKOSISTEM PESISIR DI DESA PARE MAS, LOMBOK TIMUR
DOI:
https://doi.org/10.29303/jppi.v6i2.10621Keywords:
Desa Pare Mas, Konservasi Pesisir, Mangrove, Penanaman MangroveAbstract
Ekosistem mangrove merupakan salah satu sumber daya pesisir yang memiliki peran penting dalam menjaga keseimbangan lingkungan, melindungi wilayah pantai dari abrasi, serta mendukung keberlangsungan berbagai biota perairan. Desa Pare Mas, Kecamatan Jerowaru, Kabupaten Lombok Timur merupakan kawasan pesisir yang memiliki potensi mangrove cukup besar dan dikembangkan sebagai kawasan ekowisata berbasis konservasi. Namun, keberlanjutan ekosistem mangrove memerlukan keterlibatan aktif masyarakat dalam upaya pelestarian dan rehabilitasi kawasan pesisir. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya pelestarian mangrove sekaligus mendukung rehabilitasi ekosistem pesisir melalui kegiatan penanaman mangrove. Kegiatan dilaksanakan pada tanggal 6 Juni 2026 di Desa Pare Mas dengan metode sosialisasi, demonstrasi, praktik penanaman, dan evaluasi partisipatif. Bahan yang digunakan berupa bibit mangrove Rhizophora mucronata, bambu, dan tali rafia. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa masyarakat memiliki antusiasme dan partisipasi yang tinggi selama proses sosialisasi maupun penanaman. Kegiatan ini juga meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai fungsi ekologis mangrove sebagai pelindung pantai, habitat biota perairan, serta pendukung keberlanjutan sumber daya pesisir. Selain itu, penanaman mangrove memberikan kontribusi terhadap upaya rehabilitasi kawasan pesisir dan mendukung pengembangan ekowisata berbasis konservasi di Desa Pare Mas. Dengan demikian, kegiatan penanaman mangrove berbasis partisipasi masyarakat dapat menjadi salah satu pendekatan yang efektif dalam meningkatkan kesadaran lingkungan sekaligus mendukung konservasi dan pengelolaan sumber daya pesisir secara berkelanjutan.

