Edukasi Digital Webinar “Ruang Trading 2025” Sebagai Strategi Meningkatkan Literasi Keuangan dan Pengelolaan Risiko di Pasar Keuangan Berjangka

Authors

  • Agnes Chyntia Dewi A Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jawa Timur
  • Hery Pudjoprastyono Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jawa Timur

DOI:

https://doi.org/10.29303/jpimi.v5i1.8951

Keywords:

Trading, Literasi Keuangan, Edukasi Digital, Manajemen Risiko, Pasar Keuangan Berjangka

Abstract

Dinamika pasar keuangan berjangka menuntut peningkatan literasi keuangan yang efektif dan fleksibel bagi masyarakat luas terutama di era digital yang terus berkembang. Webinar “Ruang Trading 2025” menjadi strategi edukasi digital dalam meningkatkan literasi keuangan dan manajemen risiko di pasar keuangan berjangka. Webinar ini diselenggarakan secara online dengan menghadirkan tiga narasumber ahli dalam bidang keuangan berjangka, dengan penyampaian materi yang edukatif, quiz interaktif, live demo dan sesi tanya jawab diharapkan dapat membangun kepercayaan dan pengetahuan peserta agar dapat mengambil keputusan trading yang bijak. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa mayoritas peserta memberikan penilaian positif terhadap pelaksanaan webinar, data yang dikumpulkan melalui google form menunjukkan bahwa peserta memperoleh pengetahuan baru terkait trading, pemahaman mengenai manajemen risiko, serta motivasi untuk mulai berinvestasi secara lebih bijak. Analisis dilakukan secara deskriptif berdasarkan respon peserta, yang menunjukkan bahwa edukasi digital melalui webinar, quiz interaktif, dan live demo cukup efektif dalam meningkatkan literasi keuangan. Dengan demikian, kegiatan ini mampu mendukung tercapainya tujuan utama yaitu meningkatkan pemahaman peserta dalam pengelolaan risiko dan pengambilan keputusan di pasar keuangan berjangka.

Published

2026-02-28

How to Cite

Edukasi Digital Webinar “Ruang Trading 2025” Sebagai Strategi Meningkatkan Literasi Keuangan dan Pengelolaan Risiko di Pasar Keuangan Berjangka. (2026). Jurnal Pengabdian Inovasi Masyarakat Indonesia , 5(1), 18-23. https://doi.org/10.29303/jpimi.v5i1.8951