Seleksi Mutan M5 Padi Beras Merah 200 Gy dan 300 Gy Berdasarkan Sifat Agronomi Menggunakan Analisis Hierarchical Clustering

Penulis

  • Luluk Qolbuana Program Studi Agroekoteknologi, Fakultas Pertanian Universitas Mataram
  • A.A. Ketut Sudharmawan Program Studi Agroekoteknologi, Fakultas Pertanian Universitas Mataram
  • Ni Wayan Sri Suliartini Program Studi Agroekoteknologi, Fakultas Pertanian Universitas Mataram

DOI:

https://doi.org/10.29303/nb3kbd89

Kata Kunci:

klaster, galur, iradiasi, dendrogram

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk melakukan seleksi awal galur mutan M5 padi beras merah hasil iradiasi gamma 200 Gy dan 300 Gy melalui pengelompokan multivariat sifat agronomi menggunakan analisis Hierarchical Clustering, serta mengidentifikasi klaster yang mengandung kandidat galur unggul sebagai dasar pengembangan lebih lanjut. Penelitian ini dilaksanakan di Desa Bagik Payung, Kecamatan Suralaga, Kabupaten Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat pada bulan Maret–Agustus 2024 menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK). Perlakuan terdiri atas 20 genotipe mutan dengan tiga kali ulangan sehingga diperoleh 60 unit percobaan. Analisis yang digunakan yaitu ANOVA, uji BNT 5% dan analisis Hierarchical Clustering terhadap galur mutan dan tanaman kontrol. Hasil analisis menunjukkan terbentuknya tiga klaster, yaitu klaster A, B, dan C. Klaster B yang terdiri atas genotipe G4, G11, G12, dan G17, memiliki komponen hasil relatif lebih tinggi dibandingkan klaster lainnya. Di antara genotipe tersebut, G12 memiliki performa hasil setara dengan varietas kontrol, sehingga berpotensi menjadi kandidat galur unggul pada tahap seleksi awal. Namun, genotipe ini masih memerlukan pengujian lanjutan, khususnya uji stabilitas dan uji multilokasi, sebelum dapat direkomendasikan sebagai galur unggul yang stabil.

Diterbitkan

2026-01-28

Cara Mengutip

Seleksi Mutan M5 Padi Beras Merah 200 Gy dan 300 Gy Berdasarkan Sifat Agronomi Menggunakan Analisis Hierarchical Clustering. (2026). Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agrokomplek, 5(1), 20-29. https://doi.org/10.29303/nb3kbd89