Pengetahuan dan Praktik Penggunaan Pestisida serta Hubungannya dengan Penerapan Pengendalian Hama Terpadu pada Usahatani Stroberi di Sembalun

Penulis

DOI:

https://doi.org/10.29303/d71btg46

Kata Kunci:

korelasi, musuh alami, pendampingan, karakteristik petani

Abstrak

Stroberi (Fragaria × ananassa) merupakan komoditas hortikultura penting di Sembalun, Lombok Timur, namun budidayanya menghadapi tekanan organisme pengganggu tanaman (OPT) yang mendorong penggunaan pestisida. Penggunaan pestisida secara tepat merupakan salah satu komponen pengendalian hama terpadu (PHT). Oleh karena itu, pengetahuan dan praktik petani perlu dipahami untuk mendukung penerapan PHT. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan pengetahuan petani tentang penggunaan pestisida, praktik penggunaan pestisida, dan penerapan PHT, serta menganalisis hubungan antarvariabel tersebut pada usahatani stroberi. Penelitian ini merupakan survei korelasional potong lintang terhadap 70 petani stroberi di Desa Sembalun Bumbung, Kecamatan Sembalun, Kabupaten Lombok Timur, sehingga hasilnya berlaku untuk responden penelitian. Data dikumpulkan melalui kuesioner berskala Likert yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya, kemudian dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan korelasi Rank Spearman. Pengetahuan petani terutama berada pada kategori sedang (72,9%), demikian pula praktik penggunaan pestisida (44,3%) dan penerapan PHT (54,3%); hanya 17,1% petani yang praktik penggunaan pestisidanya tergolong tinggi dan 8,6% yang penerapan PHT-nya tergolong tinggi. Pengetahuan berasosiasi positif dengan praktik penggunaan pestisida (rs = 0,563, p < 0,001) dan penerapan PHT (rs = 0,588, p < 0,001). Asosiasi terkuat ditemukan antara praktik penggunaan pestisida dan penerapan PHT (rs = 0,678, p < 0,001). Tingkat pendidikan juga berasosiasi positif dengan pengetahuan petani (rs = 0,494, p < 0,001). Karena berdesain korelasional, hasil ini tidak menunjukkan hubungan sebab-akibat. Temuan dapat menjadi dasar untuk merancang pendampingan PHT berbasis praktik lapang, termasuk pengamatan OPT dan musuh alami, penerapan prinsip enam tepat dalam penggunaan pestisida, penggunaan pestisida selektif, serta evaluasi tindakan pengendalian, yang efektivitasnya perlu dievaluasi.

Diterbitkan

2026-11-02

Cara Mengutip

Pengetahuan dan Praktik Penggunaan Pestisida serta Hubungannya dengan Penerapan Pengendalian Hama Terpadu pada Usahatani Stroberi di Sembalun. (2026). Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agrokomplek, 5(4), 722-730. https://doi.org/10.29303/d71btg46