Respons Pertumbuhan, Produktivitas, dan Kualitas Nutrisi Tomat (Solanum lycopersicum L.) terhadap Optimasi Dosis Pupuk Kalium pada Kondisi Defisit Air Terkontrol

Penulis

DOI:

https://doi.org/10.29303/zxgth311

Kata Kunci:

osmoregulasi, kandungan air relatif, efisiensi penggunaan air, toleransi kekeringan

Abstrak

Kelangkaan air akibat perubahan iklim global menjadi salah satu kendala utama dalam produksi tomat (Solanum lycopersicum L.), khususnya pada lahan kering tropis, karena tanaman ini memiliki nilai ekonomi tinggi namun sensitif terhadap keterbatasan air. Artikel ini bertujuan mengkaji respons fisiologis dan agronomis tomat terhadap interaksi defisit air dan pemupukan kalium, meliputi status hidrasi tanaman melalui kandungan air relatif, pertumbuhan vegetatif, komponen hasil buah, serta kualitas nutrisi berdasarkan nilai total padatan terlarut (°Brix). Kajian dilakukan menggunakan metode narrative review melalui penelusuran literatur pada basis data Scopus dan SINTA terhadap artikel ilmiah periode 2018-2025 dari berbagai penerbit internasional, yang menghasilkan 17 artikel terpilih untuk dianalisis dan disintesis dalam empat tabel komparasi. Hasil kajian menunjukkan bahwa peningkatan tingkat cekaman air secara umum menurunkan kandungan air relatif daun, tinggi tanaman, jumlah buah, dan bobot buah, sedangkan nilai °Brix cenderung meningkat pada cekaman ringan hingga moderat akibat peningkatan konsentrasi senyawa terlarut dalam buah. Aplikasi kalium berperan dalam mengurangi dampak negatif kekeringan melalui pengaturan keseimbangan osmotik, peningkatan aktivitas antioksidan, pengendalian stomata, serta mendukung distribusi fotosintat menuju organ generatif. Kombinasi defisit air moderat (50-80% kapasitas lapang) dengan ketersediaan kalium optimal mampu mempertahankan performa tanaman pada berbagai parameter, sedangkan cekaman berat menyebabkan penurunan produktivitas meskipun kalium tersedia. Oleh karena itu, strategi pengelolaan air melalui defisit irigasi terkontrol yang dipadukan dengan pemupukan kalium secara tepat dosis dan waktu berpotensi meningkatkan ketahanan serta produktivitas tomat pada lahan kering tropis, dengan efektivitas yang tetap dipengaruhi oleh faktor genotipe, fase pertumbuhan, dan kondisi lingkungan.

Diterbitkan

2026-05-30

Cara Mengutip

Respons Pertumbuhan, Produktivitas, dan Kualitas Nutrisi Tomat (Solanum lycopersicum L.) terhadap Optimasi Dosis Pupuk Kalium pada Kondisi Defisit Air Terkontrol. (2026). Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agrokomplek, 5(2), 451-464. https://doi.org/10.29303/zxgth311