Peran Asam Salisilat dan Asam Jasmonat dalam Meningkatkan Toleransi Kekeringan pada Padi Gogo(Oryza sativa L.): sebuah Systematic Literature Review
DOI:
https://doi.org/10.29303/4typt161Keywords:
fitohormon eksogen, osmoprotektan, toleransi cekaman abiotik, lahan keringAbstract
Padi gogo merupakan alternatif budidaya padi pada lahan kering, namun produktivitasnya masih dibatasi oleh cekaman kekeringan. Prolin berperan sebagai osmoprotektan yang akumulasinya dapat dipicu oleh fitohormon eksogen, termasuk asam salisilat dan asam jasmonat, meskipun efektivitas keduanya pada padi gogo belum banyak dikaji. Penelitian ini bertujuan mensintesis bukti ilmiah mengenai pengaruh kedua fitohormon tersebut terhadap kandungan prolin pada tanaman padi di bawah cekaman kekeringan, menggunakan metode Systematic Literature Review mengacu pedoman PRISMA 2020. Dari 31 referensi yang teridentifikasi dalam rentang tahun 2020–2026, hanya 4 artikel eksperimental yang memenuhi kriteria inklusi. Hasil sintesis menunjukkan bahwa kedua hormon secara konsisten meningkatkan akumulasi prolin serta memperbaiki sejumlah parameter fisiologis terkait toleransi kekeringan, dengan asam salisilat cenderung lebih efektif dibandingkan asam jasmonat berdasarkan data yang tersedia. Temuan terpenting penelitian ini adalah belum ditemukannya satu pun studi yang mengevaluasi efek kedua hormon tersebut secara spesifik pada padi gogo, sehingga merupakan celah penelitian yang kritis. Penelitian eksperimental lanjutan pada padi gogo sangat diperlukan untuk mendukung pengembangan varietas toleran kekeringan berbasis fitohormon.








