Respon Pemberian Pupuk Anorganik dan Pupuk Organik Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Beberapa Varietas Padi (Oryza sativa L.)
DOI:
https://doi.org/10.29303/7vn5g285Keywords:
peningkatan, cigeulis, ciherang, inpari, metodeAbstract
Peningkatan produktivitas padi nasional saat ini menghadapi berbagai kendala, seperti penurunan kualitas lingkungan, rendahnya efisiensi penggunaan input produksi, serta adanya cekaman biotik dan abiotik yang dapat menurunkan hasil panen. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui respon pemberian pupuk anorganik dan organik terhadap pertumbuhan dan hasil beberapa varietas padi. Penelitian ini menggunakan metode rancangan petak terbagi (RPT) dalam RAK dengan dua faktor perlakuan yaitu jenis pupuk (P) dan varietas (V). Faktor 1 Jenis Pupuk terdiri dari 4 taraf yaitu, P1 (Pupuk NPK 40 g/plot), P2 (Pupuk kandang sapi 4 kg/plot), P3 (Pupuk kandang ayam dosis 4 kg/plot), P4 (Pupuk kandang kambing 4 kg/plot) dan Faktor 2 Varietas terdiri dari 4 taraf yaitu, V1 (Varietas Cigeulis), V2 (Varietas Ciherang), V3 (Varietas Inpari 32), V4 (Varietas Mustajab). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian jenis pupuk menunjukkan perbedaan pertumbuhan dan produksi tanaman padi. Hal tersebut dapat dilihat peningkatan jumlah anakan umur 40 HST-panen, luas daun umur 20 HST-panen, jumlah daun umur 20 HST-panen, berat gabah per rumpun, dan produksi gabah kering. Hasil terbaik didapatkan pada perlakuan pupuk NPK 40 gram/plot. Penggunaan varietas menunjukkan perbedaan pertumbuhan dan produksi tanaman padi. Hal tersebut dapat dilihat dari peningkatan tinggi tanaman umur 20-80 HST, jumlah anakan umur 20 HST-panen, luas daun umur 20 HST, berat gabah per rumpun, bobot 1000 butir gabah, dan produksi gabah kering. Hasil terbaik didapatkan pada perlakuan varietas Mustajab.








