Efektivitas Berbagai Bahan Aktif Insektisida dalam Pengendalian Spodoptera exigua Menggunakan Metode Bioassay tanpa Rearing
DOI:
https://doi.org/10.29303/jjacjc12Keywords:
bioassay cepat, bawang merah, mortalitas larva, penghambatan makanAbstract
Spodoptera exigua merupakan hama utama pada tanaman bawang merah yang pengendaliannya masih didominasi penggunaan insektisida kimia. Evaluasi efikasi insektisida umumnya dilakukan setelah proses rearing yang memerlukan waktu dan sumber daya, sehingga diperlukan metode yang lebih cepat menggunakan populasi lapangan. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi efektivitas beberapa bahan aktif insektisida terhadap larva Spodoptera exigua asal lapangan menggunakan metode bioassay tanpa rearing. Penelitian dilaksanakan pada September–Desember 2025 dengan Rancangan Acak Lengkap yang terdiri atas tiga bahan aktif insektisida, lima taraf dosis termasuk kontrol, dan empat ulangan. Pengujian dilakukan menggunakan metode pencelupan daun pakan ke dalam larutan insektisida, kemudian diamati mortalitas larva dan penghambatan laju makan selama 24 jam setelah perlakuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jenis bahan aktif berpengaruh nyata terhadap mortalitas larva dan penghambatan laju makan. Insektisida berbahan aktif profenofos menghasilkan mortalitas tertinggi, mendekati 100% pada 24 jam setelah aplikasi, sedangkan imidakloprid memberikan penghambatan laju makan terbaik dengan rerata terendah sebesar 26,41. Sebaliknya, peningkatan dosis tidak memberikan pengaruh nyata terhadap penghambatan laju makan. Temuan ini menunjukkan bahwa metode bioassay tanpa rearing merupakan pendekatan cepat dan representatif untuk mengevaluasi efikasi insektisida terhadap populasi lapangan, sehingga dapat mendukung pemilihan bahan aktif yang lebih tepat dalam pengelolaan resistensi dan pengendalian Spodoptera exigua di tingkat petani.








