Faktor-faktor yang Memengaruhi Produktivitas Pemanen Kelapa Sawit di PT Cinta Raja

Authors

  • Ahmad Ali Umri Nasution Program Studi Budidaya Perkebunan, Fakultas Vokasi Institut Teknologi Sawit Indonesia
  • Delyana Rahmawany Pulungan Program Studi Agribisnis, Fakultas Sains dan Teknologi Institut Teknologi Sawit Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.29303/1apap872

Keywords:

premi, pemanen, kelapa sawit, PT Cinta Raja

Abstract

PT Cinta Raja merupakan perusahaan perkebunan kelapa sawit di Kecamatan Silinda dengan luas areal 1.411,67 hektare yang terbagi dalam dua afdeling. Peningkatan luas tanam dan produktivitas Tandan Buah Segar (TBS) menjadikan subsektor ini sebagai penopang ekonomi daerah. Dalam lima tahun terakhir, perusahaan menghadapi tantangan berupa perubahan cuaca ekstrem, fluktuasi harga input, dan keterbatasan tenaga kerja. Data produksi tahun 2020–2024 menunjukkan fluktuasi. Penurunan produksi pada tahun 2022 mengindikasikan adanya permasalahan dalam manajemen panen atau produktivitas tenaga kerja. Produktivitas dipengaruhi oleh motivasi, kemampuan, pengalaman, dan kepuasan kerja. Oleh karena itu, penelitian ini penting untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi produktivitas pemanen kelapa sawit. Sebanyak 64 orang tenaga kerja yang secara aktif bekerja sebagai pemanen kelapa sawit dijadikan sebagai responden. Data dianalisis dengan menggunakan analisis regresi linear berganda menggunakan SPSS untuk mengetahui pengaruh dari masing-masing variabel terhadap produktivitas. Faktor-Faktor yang berpengaruh secara signifikan terhadap produktivitas pemanen kelapa sawit di PT Cinta Raja Kebun Silinda adalah Jumlah Tanggungan dan Premi. Sementara sisanya variabel Umur, Pendidikan dan Pengalaman Kerja tidak berpengaruh secara signifikan. Rata-rata tingkat produktivitas tenaga kerja pemanen kelapa sawit termasuk ke dalam kategori sedang, adalah sebesar 1,09 Kg/HK.

Downloads

Published

2026-08-03

How to Cite

Faktor-faktor yang Memengaruhi Produktivitas Pemanen Kelapa Sawit di PT Cinta Raja. (2026). Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agrokomplek, 5(3), 500-506. https://doi.org/10.29303/1apap872