Transformasi Tunas Liar Tembakau (Nicotiana tabacum L.) Menjadi Pest Control Organik: Inovasi Berbasis Zero Waste Agriculture

Authors

  • Fadhilah Azzah Atiqah Program Studi Budidaya Tanaman Perkebunan, Fakultas Vokasi Logistik Militer, Universitas Pertahanan Republik Indonesia
  • Maria Yestiana M. K. Leo Program Studi Budidaya Tanaman Perkebunan, Fakultas Vokasi Logistik Militer, Universitas Pertahanan Republik Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.29303/p3pt2v80

Keywords:

tembakau, nikotin, alkaloid, insektisida, fermentasi

Abstract

Pertanian modern menghadapi tantangan berupa meningkatnya serangan organisme pengganggu tanaman (OPT), resistensi terhadap pestisida sintetis, serta dampak residu kimia terhadap lingkungan. Pemanfaatan limbah biomassa tanaman sebagai pestisida nabati menjadi salah satu alternatif pengendalian hama yang ramah lingkungan. Artikel ini bertujuan mengkaji potensi kandungan bioaktif tunas liar tembakau (Nicotiana tabacum L.), menganalisis mekanisme kerja senyawa alkaloid terhadap serangga, serta mengevaluasi peluang penerapannya dalam sistem zero waste agriculture. Penelitian menggunakan metode studi literatur terhadap jurnal nasional dan internasional terbitan 2015–2025 yang relevan. Hasil sintesis menunjukkan bahwa tunas liar tembakau mengandung nikotin, anabasin, dan nornikotin yang bersifat neurotoksik melalui penghambatan reseptor asetilkolin pada sistem saraf serangga. Metode ekstraksi air panas dan fermentasi meningkatkan efektivitas pelarutan senyawa aktif dengan tingkat mortalitas tinggi terhadap hama penghisap dan pengunyah daun. Pemanfaatan tunas liar mendukung prinsip zero waste agriculture karena mengoptimalkan biomassa yang sebelumnya menjadi limbah. Dengan demikian, tunas liar tembakau berpotensi sebagai pest control organik yang berkelanjutan, meskipun aspek keamanan dan standarisasi formulasi masih memerlukan penelitian lanjutan.

Downloads

Published

2026-04-07

How to Cite

Transformasi Tunas Liar Tembakau (Nicotiana tabacum L.) Menjadi Pest Control Organik: Inovasi Berbasis Zero Waste Agriculture. (2026). Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agrokomplek, 5(1), 120-126. https://doi.org/10.29303/p3pt2v80