Respons Varietas Servo dan Tymoti terhadap Pupuk Kandang Ayam dan Pupuk Daun pada Budidaya Tomat di Musim Hujan
DOI:
https://doi.org/10.29303/9bqjga12Keywords:
gugur bunga, luar musim, pupuk organik, pupuk foliarAbstract
Budidaya tomat pada musim hujan berpotensi meningkatkan pendapatan petani. Namun, produksinya biasanya lebih rendah daripada musim kemarau, salah satunya karena bunga gugur. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pupuk terhadap dua varietas tomat yang ditanam pada musim hujan serta interaksi antara varietas dan pupuk. Kebaruan penelitian ini adalah perbandingan langsung antara pupuk kandang ayam yang diberikan melalui tanah dan dua pupuk daun berkadar fosfor dan kalium tinggi pada dua varietas tomat sepanjang musim hujan. Penelitian ini juga mengukur persentase bunga menjadi buah sebagai indikator gugur bunga. Penelitian dilaksanakan di Dusun Amor-Amor, Kecamatan Kayangan, Kabupaten Lombok Utara, pada Oktober 2022 sampai Februari 2023 menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) Faktorial. Faktor pertama adalah varietas (Servo dan Tymoti). Faktor kedua adalah pupuk (pupuk kandang ayam, pupuk daun Provit Orange, dan pupuk daun Growmore). Setiap perlakuan diulang tiga kali sehingga terdapat 18 petak. Data dianalisis dengan sidik ragam (ANOVA) pada taraf 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa varietas dan pupuk tidak berpengaruh nyata terhadap pertumbuhan, pembungaan, dan hasil tomat. Interaksi keduanya hanya berpengaruh nyata terhadap jumlah cabang produktif. Nilai tertinggi diperoleh pada kombinasi Servo dan pupuk kandang ayam (6,11 cabang). Pupuk daun Growmore cenderung memberikan hasil tertinggi (24,38 kg per petak). Persentase bunga menjadi buah pada semua perlakuan kurang dari 50%, sehingga gugur bunga akibat curah hujan tinggi menjadi kendala utama. Petani dapat memilih pupuk sesuai ketersediaan dan biaya. Kombinasi yang disarankan adalah varietas Servo dengan pupuk kandang ayam.








