Analisis Finansial Usahatani Tumpangsari Semangka (Citrullus Lanatus) pada Areal Tanaman Belum Menghasilkan Kelapa Sawit (Elaeis Guineensis Jacq.)

Authors

  • Roby Ade Wijaya Indonesian Palm Oil Technology Institute image/svg+xml
  • Delyana Rahmawany Pulungan

DOI:

https://doi.org/10.29303/1hyvb547

Keywords:

usahatani, tanaman sela, semangka, kelapa sawit

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kelayakan finansial usahatani tumpang sari semangka (Citrullus lanatus) pada areal Tanaman Belum Menghasilkan (TBM) kelapa sawit. Penelitian dilaksanakan di Desa Rintis, Kecamatan Silangkitang, Kabupaten Labuhanbatu Selatan pada lahan seluas 1 hektar dengan 1 responden petani aktif. Metode penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif melalui observasi lapangan dan wawancara langsung. Analisis yang digunakan meliputi total biaya produksi, penerimaan, keuntungan, Revenue Cost Ratio (R/C Ratio), dan Break Even Point (BEP). Hasil penelitian menunjukkan bahwa total biaya produksi sebesar Rp5.318.333 per musim tanam dengan penerimaan sebesar Rp9.727.800 dari produksi 3.138 kg. Keuntungan bersih yang diperoleh sebesar Rp4.409.467 dengan nilai R/C Ratio sebesar 1,83 sehingga usahatani dinyatakan layak dan menguntungkan. Nilai BEP harga sebesar Rp1.695/kg menunjukkan bahwa usahatani masih berada pada kondisi aman terhadap fluktuasi harga pasar.

Downloads

Published

2026-08-03

How to Cite

Analisis Finansial Usahatani Tumpangsari Semangka (Citrullus Lanatus) pada Areal Tanaman Belum Menghasilkan Kelapa Sawit (Elaeis Guineensis Jacq.). (2026). Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agrokomplek, 5(3), 507-512. https://doi.org/10.29303/1hyvb547