PENGARUH KEPADATAN Chaetoceros sp TERHADAP PERTUMBUHAN DAN TINGKAT KELULUSHIDUPAN LARVA KERANG MUTIARA (Pinctada maxima)

Penulis

  • Loin Januarina Ahadian Pehi Program Studi Budidaya Perairan, Fakultas Peternakan, Kelautan dan Perikanan, Universitas Nusa Cendana, Kupang, Nusa Tenggara Timur, Indonesia
  • Agnette Tjendanawangi Program Studi Budidaya Perairan, Fakultas Peternakan, Kelautan dan Perikanan, Universitas Nusa Cendana, Kupang, Nusa Tenggara Timur, Indonesia
  • Nicodemus Dahoklory Program Studi Budidaya Perairan, Fakultas Peternakan, Kelautan dan Perikanan, Universitas Nusa Cendana, Kupang, Nusa Tenggara Timur, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.29303/jfn.v6i4.11108

Kata Kunci:

Pemeliharaan Larva, Chaetoceros sp., Kerang Mutiara, Pertumbuhan, Kelulushidupan

Abstrak

Kerang mutiara (Pinctada maxima) merupakan komoditas perikanan budidaya bernilai ekonomi tinggi yang ketersediaan benihnya semakin terbatas akibat eksploitasi berlebih di alam. Keberhasilan pembenihan sangat ditentukan oleh kualitas dan kepadatan pakan alami yang diberikan pada fase larva, salah satunya Chaetoceros sp.. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kepadatan Chaetoceros sp. terhadap pertumbuhan dan tingkat kelulushidupan larva kerang mutiara. Penelitian dilaksanakan selama 20 hari di Balai Perikanan Budidaya Laut (BPBL) Lombok menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) dengan empat perlakuan kepadatan pakan (A = 4.000 sel/ml, B = 5.000 sel/ml, C = 6.000 sel/ml, D = 7.000 sel/ml) dan tiga ulangan. Larva D-veliger berumur 24 jam ditebar dengan kepadatan 1.000 ekor per wadah. Parameter yang diukur meliputi pertumbuhan mutlak, laju pertumbuhan spesifik dorsal-ventral (DV) dan anterior-posterior (AP), serta tingkat kelulushidupan. Data dianalisis menggunakan ANOVA satu arah dan uji lanjut Duncan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepadatan Chaetoceros sp. berpengaruh nyata terhadap seluruh parameter pertumbuhan dan kelulushidupan larva (p < 0,05). Perlakuan C (6.000 sel/ml) menghasilkan pertumbuhan mutlak tertinggi (149,39 ± 0,81 μm) dan tingkat kelulushidupan tertinggi (63,4 ± 1,38%), dengan laju pertumbuhan spesifik DV (6,12 ± 0,02 %/hari) dan AP (5,54 ± 0,03 %/hari) yang secara statistik setara dengan perlakuan lain pada kepadatan 5.000–7.000 sel/ml. Kepadatan 6.000 sel/ml direkomendasikan sebagai dosis pakan alami Chaetoceros sp. yang optimal dalam pembenihan larva kerang mutiara.

Unduhan

Diterbitkan

2026-09-18

Cara Mengutip

PENGARUH KEPADATAN Chaetoceros sp TERHADAP PERTUMBUHAN DAN TINGKAT KELULUSHIDUPAN LARVA KERANG MUTIARA (Pinctada maxima). (2026). Journal of Fish Nutrition, 6(4), 294-304. https://doi.org/10.29303/jfn.v6i4.11108

Artikel paling banyak dibaca berdasarkan penulis yang sama