Evaluasi Manajemen Teknis Inseminasi Buatan Terhadap Kinerja Reproduksi Ayam Narayana Di BPTU HPT Sembawa

Penulis

  • Ali Zainal Abidin Abidin Student
  • Imelda Panjaitan
  • Cintya Agustin Patria

DOI:

https://doi.org/10.29303/rph4by37

Kata Kunci:

Ayam Narayana; BPTU HPT Sembawa; Inseminasi Buatan; Kinerja Reproduksi

Abstrak

Penelitian ini bertujuan mengevaluasi manajemen teknis inseminasi buatan (IB) terhadap kinerja reproduksi ayam Narayana di BPTU HPT Sembawa. Penerapan IB krusial untuk meningkatkan efisiensi reproduksi, menjaga kemurnian genetik, dan mendukung penyediaan bibit unggul. Masalah yang dikaji meliputi kesesuaian pelaksanaan IB dengan standar unggas serta pengaruhnya terhadap parameter reproduksi. Metode yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dan kualitatif melalui observasi lapangan, wawancara, praktik langsung, dan pengumpulan data recording. Parameter yang diamati Hen Day Production (HDP), fertilitas, daya tetas, umur pertama bertelur, dan mortalitas embrio. Kesimpulan dari hasil dan pembahasan penelitian, menunjukkan bahwa IB dilakukan sore hari dengan dosis semen 0,1 ml/ekor dan interval 3–4 hari, sehingga sesuai prinsip reproduksi unggas. Kinerja reproduksi yang diperoleh meliputi HDP 54,04%, fertilitas 75,48%, daya tetas telur fertil 95,16%, daya tetas telur masuk 70,32%, umur pertama bertelur 156 hari, dan mortalitas embrio 4,37%. Pembahasan mengindikasikan rendahnya HDP dan fertilitas dipengaruhi faktor umur induk yang mencapai 62 minggu (fase penurunan produksi). Namun, tingginya daya tetas telur fertil dan rendahnya mortalitas embrio membuktikan kualitas internal telur serta manajemen inkubasi telah berjalan sangat optimal.

Referensi

Adame, M. M., dan Ameha, N. (2023). Review on Egg Handling and Management of Incubation and Hatchery Environment. Asian Journal of Biological Sciences, 16(4), 474–484.

Ayeneshet, B., Taye, M., Esatu, W., & Tsefa, A. (2024). Comparative analysis of semen quality and fertility in diverse rooster breeds: A systematic review. World's Poultry Science Journal, 80(3), 947–975. https://doi.org/10.1080/00439339.2024.2338347

Azizah, N., Komarudin, Pratiwi, N., Kostaman, T., & Sartika, T. (2023). Analisis kualitas semen ayam lokal Indonesia berdasarkan galur dan umur dewasa kelamin yang berbeda. Jurnal Agripet, 23(1), 40–45. https://doi.org/10.17969/agripet.v23i1.25747

Bain, M. M., Nys, Y., dan Dunn, I. C. (2016). Increasing persistency in lay and stabilising egg quality in longer laying cycles. British Poultry Science, 57(3), 330–338.

Bakst, M. R., dan Cecil, H. C. (1997). Techniques for Semen Evaluation, Semen Storage, and Fertility Determination. Poultry Science Association. 177- 182

Bakst, M. R., dan J. S. Dymond. (2013). Artificial Insemination in Poultry. in Success in Artificial Insemination Quality of Semen dan Diagnostics Employed, edited by A. Lemma. Jurnal InTech, Vol 10, hlm 175-195.

Das, S. C., Isobe, N., dan Yoshimura, Y. (2008). Mechanism of prolonged sperm storage and sperm survivability in hen oviduct: A review. American Journal of Reproductive Immunology, 60(6), 477–481.

Decuypere, E., Tona, K., Bruggeman, V., and Bamelis, F. (2001). The day-old chick: A crucial hinge between breeders and broilers. World's Poultry Science Journal, 57(2), 127–138. https://doi.org/10.1079/WPS20010010

Iswati, I., Natsir, M. H., Ciptadi, G., & Susilawati, T. (2021). Pengaruh NaCl fisiologis dan Ringer laktat terhadap kualitas spermatozoa pada suhu ruang dan fertilitas telur ayam buras. Jurnal Peternakan Indonesia, 23(1), 33–42. https://doi.org/10.25077/jpi.23.1.33-42.2021

Kheawkanha, T., Chankitisakul, V., Pimprasert, M., Boonkum, W., dan Vongpralub, T. (2024). Fertility and Insemination Characteristics of Sperm Storage Tubules in Old Thai-Native Hens. Animals, 14(5), 694.

Kuda, N. T. (2023). Factors Influencing Fertility and Hatchability of Poultry. Journal of Biology, Agriculture and Healthcare, 13(8), 1–8.

Meel, M., Jhamb, D., Bansal, K. N., Gaur, M., Meena, A. K., Jinagal, S., dan Kumar, P. (2025). Enhancing Fertility dan Genetic Progress in Poultry through Artificial Insemination: Current Trends dan Innovations. International Journal of Bio-Resource dan Stress Management, 16 (May, 5), 01–06.

Mengesha, Y., Kebede, E., dan Getachew, A. (2022). Review of chicken productive dan reproductive performance dan its challenges in Ethiopia. Jurnal All Life, 15(1), 118–125. https://doi.org/10.1080/26895293.2021.2024894

Özlü, S., & Elibol, O. (2023). Effects of breeder age on reproductive performance, egg quality, incubation characteristics, and chick quality in broiler breeders: A review. World's Poultry Science Journal, 79(4), 1021–1040. https://doi.org/10.1080/00439339.2023.2263500

Standar Nasional Indonesia (SNI 8405-3:2023) Bibit Ayam KUB Narayana (2023) Diakses pada 9 April 2026, https://www.scribd.com/document/738722099/KURI-KUB-NARAYANA--23kepka490-SNI-8405-3-2023-full#:~:text=Standar%20ini%20mengatur%20persyaratan%20mutu%20untuk%20bibit,dan%20paruh%20bibit%20serta%20cara%20pengambilan%20conto,

Tabatabaei, S.(2010) Pengaruh jumlah spermatozoa terhadap tingkat fertilitas ayam dalam fertilisasi buatan program inseminasi. Jurnal Kemajuan Hewan dan Kedokteran Hewan, hal 1717-1719.

Tan, Y. G., Xu, X. L., Cao, H. Y., Zhou, W., dan Yin, Z. Z. (2021). Effect of age at first egg on reproduction performance and characterization of the hypothalamo–pituitary–gonadal axis in chickens. Poultry Science, 100(9), 101325.

Yoshimura, Y., Nii, T., & Isobe, N. (2025). Unique Physiological Mechanisms of Sperm Storage and Prolonged Sperm Survival in Hen Oviducts: A Review. The Journal of Poultry Science, 62, 2025031. https://doi.org/10.2141/jpsa.2025031

Diterbitkan

2026-09-30

Terbitan

Bagian

Articles