Evaluasi Kecukupan Nutrisi dan Performa Pertumbuhan Kambing Peranakan Etawa Betina di Kelompok Ternak Kerta Bangkit
DOI:
https://doi.org/10.29303/tm9ayz55Kata Kunci:
Bahan kering, kecukupan nutrisi, protein kasar, pertambahan bobot badan harianAbstrak
Penelitian ini bertujuan mengevaluasi jenis pakan, komposisi botani, kecukupan nutrisi, dan performa pertumbuhan kambing Peranakan Etawa (PE) betina yang dipelihara di kandang Kelompok Ternak Kerta Bangkit, Desa Genggelang, Kecamatan Gangga, Kabupaten Lombok Utara. Penelitian dilaksanakan pada 13 Juni sampai 10 Juli 2025 menggunakan metode survei lapangan, wawancara, pengamatan konsumsi pakan, penimbangan ternak, dan analisis laboratorium terhadap sampel pakan. Materi penelitian terdiri atas 7 ekor kambing PE cempe betina dan 38 ekor kambing PE betina dewasa. Data dianalisis secara deskriptif dan disajikan dalam bentuk rataan dan standar deviasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pakan yang diberikan terdiri atas gamal, lamtoro, kaliandra, dan rumput lapangan dengan proporsi masing-masing 43,8%, 27,4%, 20,8%, dan 9,7%. Pada cempe betina, rataan bobot badan awal dan akhir masing-masing 9,1 kg dan 9,8 kg dengan pertambahan bobot badan harian (PBBH) 36,7 g/ekor/hari. Pada kambing betina dewasa, rataan bobot badan awal dan akhir masing-masing 28,68 kg dan 28,64 kg dengan PBBH -2,28 g/ekor/hari. Hasil ini menunjukkan bahwa pakan hijauan yang digunakan belum menghasilkan keseimbangan nutrisi yang optimal, terutama pada kambing betina dewasa. Perbaikan komposisi ransum, peningkatan proporsi leguminosa berkualitas tinggi, pemberian sumber energi, dan pengolahan hijauan berpotensi meningkatkan kecukupan nutrisi dan performa produksi kambing PE di tingkat peternak rakyat.
Referensi
Badan Pusat Statistik. (2025). Goat population by province (heads), 2025. https://www.bps.go.id/en/statistics-table/2/NDcyIzI%3D/populasi-kambing-menurut-provinsi--ekor-.html
Hartadi, H., Reksohadiprodjo, S., & Tillman, A. D. (1980). Tabel komposisi bahan makanan ternak untuk Indonesia. International Feedstuffs Institute, Utah Agricultural Experiment Station, Utah State University.
Hasanah, N., Sadia, I. N., & Wandira, I. A. (2025). Perubahan bobot badan kambing Peranakan Etawa (PE) dengan metode pemberian air minum yang berbeda pada CV. Muda Bakti Barokah Farm. i-SAPI (Integrated and Sustainable Animal Production Innovation) Jurnal, 2(1), 91-98.
Huang, Q., Liu, S., Wang, Y., Zhang, X., & Chen, Y. (2025). Meta-analysis of dietary tannins in small ruminant diets: Effects on nutrisit intake, digestibility, growth performance, carcass characteristics, and meat quality. Animals, 15(4), 596. https://doi.org/10.3390/ani15040596
Kearl, L. C. (1982). Nutrisit requirements of ruminants in developing countries. International Feedstuffs Institute, Utah Agricultural Experiment Station, Utah State University.
Mahanani, A. A., Indah, A. S., Irmayanti, Haloho, R. D., Ermanda, A. P., Pratiwi, N. A., Palayukan, J., Ningtiyas, W. D., & Khatifah. (2023). Evaluasi manajemen pemberian pakan kambing Peranakan Etawa (PE) di Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Pembibitan Ternak dan Pakan di wilayah Kabupaten Majene. Jurnal Triton, 14(2), 313-322. https://doi.org/10.47687/jt.v14i2.463
Moore, J. E., Vasconcelos, E. C. G., Silva, V. P., & Vieira, A. M. (2024). Nutritive value and condensed tannins of tree legumes in silvopasture systems. Scientific Reports, 14, 18530. https://doi.org/10.1038/s41598-024-68563-9
Mukhazib, F. R. (2025). Evaluasi kecukupan nutrisi pada kambing PE betina di Teaching Farm Lingsar. Universitas Mataram. https://eprints.unram.ac.id/52013/
Nugroho, M. F. (2025). Evaluasi kecukupan nutrisi anakan kambing PE di Teaching Farm Lingsar. Universitas Mataram. https://eprints.unram.ac.id/48411/
Sarwono, B. (2002). Beternak kambing unggul. Penebar Swadaya.
Sutama, I. K., & Budiarsana, I. G. M. (2009). Panduan lengkap kambing dan domba. Penebar Swadaya.
