Kelayakan Finansial dan Efisiensi Pemasaran Usaha Ternak Sapi Potong di Desa Sangiang Kecamatan Wera Kabupaten Bima
DOI:
https://doi.org/10.29303/4ecr5127Kata Kunci:
Efisiensi pemasaran, farmer’s share, kelayakan usaha, R/C ratio, sapi potongAbstrak
Penelitian ini bertujuan menganalisis kelayakan finansial dan efisiensi pemasaran usaha ternak sapi potong rakyat di Desa Sangiang, Kecamatan Wera, Kabupaten Bima. Penelitian menggunakan metode survei dengan pendekatan deskriptif kuantitatif. Responden berjumlah 72 peternak yang ditentukan secara purposive berdasarkan keterlibatan dalam usaha sapi potong. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, kuesioner, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan perhitungan pendapatan, R/C ratio, margin pemasaran, farmer’s share, dan efisiensi pemasaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa usaha sapi potong pada seluruh skala kepemilikan layak dijalankan, dengan nilai R/C sebesar 1,52 pada skala 1-5 ekor, 1,31 pada skala 6-10 ekor, dan 1,12 pada skala lebih dari 10 ekor. Meskipun penerimaan meningkat seiring bertambahnya skala usaha, keuntungan bersih dan nilai R/C cenderung menurun pada skala yang lebih besar karena kenaikan biaya variabel, terutama tenaga kerja dan pakan. Pemasaran sapi potong membentuk tiga saluran utama, yaitu peternak-konsumen, peternak-pedagang pengecer-konsumen, serta peternak-pedagang pengepul-pedagang pengecer-konsumen. Semakin panjang saluran pemasaran, semakin besar margin pemasaran dan semakin rendah farmer’s share, yaitu 100,0%, 91,4%, dan 85,0%. Nilai efisiensi pemasaran berkisar antara 1,46% sampai 3,50%, menunjukkan bahwa biaya pemasaran masih relatif rendah terhadap harga konsumen. Secara umum, usaha sapi potong di Desa Sangiang layak secara finansial, tetapi peningkatan keuntungan peternak memerlukan pengendalian biaya produksi, pencatatan usaha, penguatan akses informasi harga, dan pengembangan saluran pemasaran yang lebih pendek.
Referensi
Asikin, Z., Baker, D., Villano, R., & Daryanto, A. (2024). The use of innovation uptake in identification of business models in the Indonesian smallholder cattle value chain. Journal of Agribusiness in Developing and Emerging Economies, 14(4), 845-864. https://doi.org/10.1108/JADEE-06-2022-0117.
Badan Pusat Statistik. (2024). Peternakan dalam angka 2024. Badan Pusat Statistik. https://www.bps.go.id/id/publication/2024/12/20/522e07b24c7bbeb1c19b0a4e/peternakan-dalam-angka-2024.html
Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan. (2024). Statistik peternakan dan kesehatan hewan 2024. Kementerian Pertanian. https://repository.pertanian.go.id/handle/123456789/24037
Haloho, R. D., & Saragih, C. L. (2021). Analisis kelayakan usaha peternakan sapi potong rakyat di Kabupaten Langkat. AGRIMOR, 6(1), 9-14. https://doi.org/10.32938/ag.v6i1.1189
Lasaharu, N., Laya, N. K., & Boekoesoe, Y. (2020). Analisis pemasaran sapi potong. Jambura Journal of Animal Science, 2(2), 62-75.
Matatula, M. J., Sarfan, R., & Alam, A. (2025). Studi kelayakan usaha peternakan sapi potong pada peternakan rakyat di Kecamatan Teon Nila Serua Kabupaten Maluku Tengah. Kalwedo Sains (KASA), 6(2), 57-64. https://doi.org/10.30598/kasav6i2p57-64
Mukminah, N., Suciati, F., Purwasih, R., Aprilliani, F., & Ramadhan, M. G. (2023). Feasibility analysis of smallholder beef cattle farming in Subang Regency, Indonesia. Subang International Journal of Governance and Accountability (SINGA), 1(1), 1-7. https://singa.subang.go.id/index.php/singa/article/view/2
Muntaviah, V., Matatula, M. J., & Tatipikalawan, J. M. (2025). Analisis efisiensi saluran pemasaran sapi potong di Kecamatan Waelata Kabupaten Buru. MARSEGU: Jurnal Sains dan Teknologi, 2(8), 505-517. https://doi.org/10.69840/marsegu/2.8.2025.505-517
Sunyigono, A. K., Suprapti, I., & Arifiyanti, N. (2021). Inter-market variability of smallholder beef cattle farming in East Java Indonesia. AGRARIS: Journal of Agribusiness and Rural Development Research, 7(2). https://doi.org/10.18196/agraris.v7i2.7621
Wardana, A. K., & Nugroho, T. R. D. A. (2023). Efisiensi saluran pemasaran sapi potong peternakan rakyat di Kecamatan Soko Kabupaten Tuban. JIA (Jurnal Ilmiah Agribisnis): Jurnal Agribisnis dan Ilmu Sosial Ekonomi Pertanian, 8(2), 123-134. https://doi.org/10.37149/JIA.v8i2.375
