Performa Produksi Kerbau Lumpur Pra Sapih yang Dipelihara Secara Tradisional di Kecamatan Sambelia Kabupaten Lombok Timur
DOI:
https://doi.org/10.29303/y49qg571Kata Kunci:
Kerbau lumpur, morfometrik, bobot badan, pra sapih, performa produksiAbstrak
Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi performa produksi kerbau lumpur (Bubalus bubalis) pra sapih yang dipelihara secara tradisional di Kecamatan Sambelia, Kabupaten Lombok Timur. Penelitian dilaksanakan pada bulan Juni 2024 menggunakan metode survei dengan teknik purposive sampling. Materi penelitian terdiri atas 30 ekor kerbau lumpur pra sapih umur 0–6 bulan yang terdiri dari 15 ekor jantan dan 15 ekor betina. Variabel yang diamati meliputi panjang badan, lingkar dada, tinggi pundak, dan bobot badan. Data dianalisis secara deskriptif menggunakan nilai rataan dan simpangan baku, kemudian dilanjutkan dengan uji t untuk mengetahui perbedaan performa antara kerbau jantan dan betina. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata panjang badan, lingkar dada, tinggi pundak, dan bobot badan kerbau lumpur pra sapih masing-masing sebesar 58,73±5,25 cm; 75,03±6,50 cm; 68,47±7,28 cm; dan 30,32±7,22 kg. Hasil uji t menunjukkan bahwa lingkar dada dan bobot badan kerbau jantan lebih tinggi dibandingkan betina dan berbeda nyata (P<0,05), sedangkan panjang badan dan tinggi pundak tidak menunjukkan perbedaan yang nyata (P>0,05). Sistem pemeliharaan yang diterapkan peternak di lokasi penelitian adalah semi intensif dengan pemanfaatan padang penggembalaan dan limbah pertanian sebagai sumber pakan. Disimpulkan bahwa kerbau lumpur pra sapih yang dipelihara secara tradisional di Kecamatan Sambelia memiliki performa produksi yang relatif baik, dengan kerbau jantan menunjukkan pertumbuhan yang lebih unggul pada parameter lingkar dada dan bobot badan dibandingkan kerbau betina.
Referensi
Abbas, H. 2009. Fisiologi Pertumbuhan Ternak. Andalas University Press, Padang.
Atmadilaga. 1995. Modernisasi Peternakan Ditinjau dari Segi Potensi dan Masalah Gizi. Kadin Jawa Barat, Bandung.
Badan Pusat Statistik (BPS) Indonesia. 2022. Populasi Kerbau Menurut Provinsi di Indonesia Tahun 2022. Badan Pusat Statistik, Jakarta.
Badan Pusat Statistik (BPS) Nusa Tenggara Barat. 2022. Nusa Tenggara Barat Dalam Angka 2022. BPS Provinsi NTB, Mataram.
Balai Penelitian Ternak (BPT) Ciawi. 2018. Laporan Penelitian Pertumbuhan dan Perkembangan Kerbau Lokal. Balai Penelitian Ternak, Bogor.
Badan Standardisasi Nasional (BSN). 2011. SNI Bibit Kerbau Bagian 1: Kerbau Lumpur. BSN, Jakarta.
Dudi. 2007. Peningkatan Produktivitas Kerbau Lumpur (Swamp Buffalo) di Indonesia Melalui Kegiatan Pemuliaan Ternak Berkelanjutan. Universitas Padjadjaran, Bandung.
Firmansyah. 2022. Perbandingan Morfometrik F1 Sapi Simbal dan Limbal di Kabupaten Lombok Timur. Skripsi. Fakultas Peternakan Universitas Mataram, Mataram.
Kadarsih, S. 2003. Peranan Ukuran Tubuh Terhadap Bobot Badan Kerbau di Provinsi Bengkulu. Jurnal Penelitian UNIB, 9(1): 45–48.
Latulumamina, M. 2013. Korelasi antara Umur dan Bobot Badan Sapi Bali (Bos sondaicus) di Pulau Seram. Jurnal Agrinimal, 3(1): 1–45.
Natasasmita, A. 1985. Estimasi Bobot Hidup Kerbau Berdasarkan Ukuran Lingkar Dada. Media Peternakan, 10(1): 20–25.
Pipiana, J., E. Baliarti, dan I.G.S. Budisatria. 2010. Kinerja Kerbau Betina di Pulau Moa, Maluku. Buletin Peternakan, 34(1): 47–54.
Purwanti, N.L.L., I.P. Sampurna, dan N.N.W. Susari. 2018. Laju Pertumbuhan Dimensi Panjang Tubuh Kerbau Lumpur di Kabupaten Lombok Tengah. Indonesia Medicus Veterinus, 7(4): 391–402.
Riyanto, J. 2010. Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Pertumbuhan dan Produktivitas Ternak Ruminansia. Jurnal Ilmu Ternak, 10(2): 85–92.
Romjali, E., A. Anggraeni, dan C. Talib. 2012. Pengembangan Kerbau Lokal Sebagai Penghasil Daging. Wartazoa, 22(3): 123–130.
Soeparno. 2005. Ilmu dan Teknologi Daging. Gadjah Mada University Press, Yogyakarta.
Sugeng, Y.B. 2003. Sapi Potong. Penebar Swadaya, Jakarta.
Suhartina. 2017. Sistem Pemeliharaan Kerbau pada Peternakan Rakyat di Pulau Lombok. Prosiding Seminar Nasional Peternakan, Mataram.
Syaiful, F.L., R. Mulyani, dan A. Prasetyo. 2020. Karakteristik dan Sistem Pemeliharaan Kerbau pada Peternakan Rakyat. Jurnal Peternakan Indonesia, 22(2): 125–133.
Utama, I.W. 2020. Pengaruh Tingkat Pendidikan dan Pengalaman Beternak terhadap Keberhasilan Usaha Peternakan. Jurnal Agribisnis Peternakan, 15(1): 55–63.
Widyastuti, R. 2019. Karakteristik Morfometrik Kerbau Lumpur Umur Pra Sapih di Indonesia. Jurnal Ilmu Ternak dan Veteriner, 24(2): 78–85
