PEMANFAATAN BUNGA GUMITIR (Tagetes erecta L.) SEBAGAI TEH HERBAL CELUP DENGAN PENAMBAHAN BUBUK KAYU MANIS (Cinnamomum burmannii): DITINJAU DARI SIFAT KIMIA DAN ORGANOLEPTIK

Penulis

  • Nur Laily Tri Azaria
  • Ahmad Alamsyah
  • Rini Nofrida

Kata Kunci:

Bubuk kayu manis, Bunga gumitir, Teh herbal

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan bunga gumitir sebagai teh herbal celup dengan penambahan bubuk kayu manis. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimental dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL) satu faktor, yaitu penambahan bubuk kayu manis pada teh herbal dengan lima perlakuan (P0: 0%, P1: 2%, P2: 4%, P3: 6%, dan P4: 8%). Parameter yang diamati yaitu, kadar air, kadar abu, kadar ekstrak dalam air, total fenol, aktivitas antioksidan, dan uji organoleptik (warna, aroma, dan rasa). Setiap perlakuan dengan diulang 3 kali sehingga diperoleh 15 unit percobaan. Data yang didapatkan dianalisis menggunakan metode One-Way Analysis of Variance (ANOVA) pada taraf 5% dengan software SPSS dan data yang berbeda nyata, dilakukan uji lanjut Beda Nyata Jujur (BNJ) pada taraf 5%. Hasil menunjukkan perlakuan terbaik yaitu P2 dengan kadar air sebesar 9,171%; kadar abu 5,062%; kadar ekstrak dalam air 36,821%; total fenol 6,866 mg GAE/g; aktivitas antioksidan 71,450%; dengan tingkat kesukaan suka pada parameter warna dan biasa untuk parameter aroma dan rasa.

Referensi

Andriyani, S. M., Zainuri., & Nofrida, R. (2024). Pengaruh Penambahan Bubuk Kayu Manis (Cinnamomum burmanii) terhadap Sifat Kimia, Fisik dan Organoleptik Teh Herbal Daun Kelor (Moringa oleifera L.). EduFood, 2(1), 93–106.

Andriyanto, A., Andriani, M. A. ., & Widowati, E. 2013. Pengaruh Penambahan Ekstrak Kayu Manis terhadap Kualitas Sensoris, Aktivitas Antioksidan dan Aktivitas Antibakteri pada Telur Asin selama Penyimpanan dengan Metode Penggaraman Basah. Jurnal Teknosains Pangan, 2(2), 13–20.

Anto, & Rato, R. 2019. Pengaruh Penambahan Bubuk Kayu Manis (Cinnamomum burmannii) terhadap Sifat Kimia dan Total Mikroba Pada Nugget Ayam. Jurnal Agropolitan, 5(1), 1–11.

Badan Standardisasi Nasional. 2013. Persyaratan Mutu Teh Kering dalam Kemasan (SNI 3836:2013). Jakarta : Badan Standardisasi Nasional.

Base, N. H., Arief, R., & Nurmita. 2025. Karakterisasi Mutu Fisik Teh Celup Kulit Buah Kopi Arabika (Coffea arabica L). Jurnal Kesehatan Yamasi Makassar, 9(1), 56–65.

Batubara, S. C., & Pratiwi, N. A. 2018. Pengembangan Minuman Berbasis Teh dan Rempah sebagai Minuman Fungsional. Jurnal Industri Kreatif Dan Kewirausahaan, 1(2), 109–123.

Dahlan, S. A., Bait, Y., Nusi, N., Mahmud, N., & Syaidah. 2024. Karakteristik Fisikokimia pada Pembuatan Teh Bunga Gumitir. Prosiding Seminar Nasional Mini Riset Mahasiswa, 3(1), 96–106.

Dewi, B. K., Putra, I. N. K., & Yusasrini, N. L. A. 2022. Pengaruh Suhu dan Waktu Pengeringan terhadap Aktivitas Antioksidan dan Sifat Sensori Teh Herbal Bubuk Daun Pohpohan (Pilea trinervia W.). Jurnal Ilmu Dan Teknologi Pangan (ITEPA), 11(1), 1–12.

Dewi, T. O. T., Dewi, Y. S. K., & Sholahuddin. 2021. Fisikokimia dan Sifat Organoleptik pada Teh Herbal Kulit Buah Nanas (Ananas Comosus (L.) Merr.). Jurnal Sains Pertanian Equator, 10(3).

Fikri, N., Rasdiansyah, & Zakaria, F. 2021. Pengaruh Suhu dan Lama Penyeduhan terhadap Kualitas Minuman Teh Daun Kersen (Muntingia calabura L.). Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pertanian, 6(4), 492–500.

Fillianty, F., Wulandari, E., & Utami, M. 2023. Kajian Pengaruh Penyeduhan terhadap Kadar Total Fenol Teh Herbal Biji Ketumbar dan Daun Sirsak. Teknotan, 17(1), 67–76.

Gultom, C. B. P., Runtuwene, M. R. J., & Kamu, V. S. 2023. Pengaruh Suhu terhadap Kualitas dan Aktivitas Antioksidan Teh Herbal Kulit Buah Matoa (Pometia pinatta J. R & G. Forst). Jurnal LPPM Bidang Sains Dan Teknologi, 8(1), 14–22.

Ilmi, I. N., Filianty, F., & Yarlina, V. P. 2022. Sediaan Kayu Manis (Cinnamomum Sp.) sebagai Minuman Fungsional Antidiabetes: Kajian Literatur. Kimia Padjadjaran, 1(1), 31–59.

Kaka, A. F., Mushollaeni, W., & Tantalu, L. 2023. Proses Pembuatan Minuman Celup dari Kombinasi Kulit Kayu Akway (Drimys .Sp) dan Kayu Manis (Cinnamomum .Sp). Journal Of Industrial Engineering & Technology Innovation, 1(2), 23–32.

Karayopi, S., Lisangan, M. M., & Santoso, B. 2023. Formulasi Teh Herbal Rumput Kebar (Biophytum petersianum) sebagai Minuman Fungsional. Igya Ser Hanjop: Jurnal Pembangunan Berkelanjutan, 5(1), 57–65.

Kusuma, I. G. N. B. P. B., Ratna, N. K. A. N., Kalalinggi, A. G., & Widarta, I. W. R. 2020. Aktivitas Antioksidan dan Evaluasi Sensoris Teh Herbal Bunga Gumitir (Tagetes erecta L.). Jurnal Ilmiah Teknologi Pertanian Agrotechno, 5(2), 39–48.

Mardiana, N., Agustina, R., & Khathir, R. 2022. Pengaruh Suhu Pengeringan terhadap Mutu Teh Herbal Daun Sirsak (Annona muricata Linn.). Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pertanian, 7(4), 799–808.

Nalurita, I., Suwasono, S., Kuswardhani, N., & Isnain, F. S. 2023. Kualitas Produk Cascara Celup dengan Penambahan Jahe Merah (Zingiber officinale var. Rubrum). Pro Food (Jurnal Ilmu Dan Teknologi Pangan), 9(1), 1–11.

Nasir, A., Sari, L., & Hidayat, F. 2020. Pemanfaatan Kulit Buah Naga (Hylocereus polyrhizus) sebagai Bahan Baku Pembuatan Teh Celup Herbal dengan Penambahan Kayu Manis (Cinnamons lumbini L). Serambi Saintia : Jurnal Sains Dan Aplikasi, 8(1), 1–14.

Nathaniel, A. N., Putra, I. N. K., & Wiadnyani, A. A. I. S. 2020. Pengaruh Suhu dan Waktu Pengeringan terhadap Aktivitas Antioksidan dan Sifat Sensoris Teh Herbal Celup Daun Rambusa (Passiflora foetida L.). Jurnal Ilmu Dan Teknologi Pangan (ITEPA), 9(3), 308–320.

Novitasari, R., Anggraini, T., Hasbullah, & Hervani, D. 2025. Pengaruh Suhu Pengeringan dengan Food Dehydrator terhadap Kadar Proksimat dan Tanin Tepung Biji Alpukat (Persia Americana Mill). Jurnal Teknologi Pertanian Andalas, 29(1), 11-22.

Nurminabari, I. S., Widiantara, T., & Irana, W. 2019. Pengaruh Perbandingan Serbuk Kayu Manis (Cinnamomum burmannii) dengan Cengkeh (Syzygium aromaticum L.) dan Konsentrasi Gula Stevia (Stevia rebaudiana B.) terhadap Karakteristik Teh Celup Daun Mengkudu (Morinda citrifolia L.). Pasundan Food Technology Journal, 6(1), 18–22.

Pagune, J., Laboko, A. L., Anto, & Pou, M. 2023. Karakteristik Fisikokimia dan Hedonik Terhadap Pembuatan Minuman Herbal Binahong (Anredera Cordifolia) dengan Penambahan Kayu Manis. Jurnal : Agricultural Review, 2(2), 21–32.

Pamungkas, W., Novidahlia, N., & Nurhalimah, S. 2025. Daya Terima Minuman Teh Talua dengan Penambahan Serbuk Kayu Manis. Jurnal Agroindustri Halal, 11(2), 173–181.

Parfiyanti, E. A., Budihastuti, R., & Hastuti E. A. 2016. Pengaruh Suhu Pengeringan yang Berbeda terhadap Kualitas Cabai Rawit. (Capsicum frutescens L.). Jurnal Biologi, 5(1), 82-92.

Patala, R., Maramis, & Makatang, M. S. 2022. Potensi Teh Celup Herbal dari Kayu Manis (Cinnamomum zeylanicum) sebagai Upaya Pengobatan Diare. Nanggroe: Jurnal Pengabdian Cendikia, 1(2), 99–104.

Pratiwi, D., & Qolby, N. 2024. Perbandingan Bioaktivitas Antioksidan Teh Hijau (Camellia sinensis) Basah dan Kering dari Perkebunan Teh Sidamanik. Binawan Student Journal, 6(2), 162–168.

Pratiwi, Y. S., Sanjaya, Y. A., Rahmawati, R., Putri, L. A. H. H., & Syari, R. M. 2024. Pengaruh Formulasi Teh Herbal Perikarp Manggis (Garcinia mangostana), Kayu Manis (Cinnamon verum), dan Cengkeh (Syzygium aromaticum) terhadap Tingkat Penerimaan Konsumen. Amerta Nutrition, 8(1), 1–7.

Rahayu, P. W. 1998. Penuntun Praktikum Penilaian Organoleptik. Institut Pertanian Bogor: Bogor.

Rahmi, S., & Susanti, D. 2023. Efektivitas Suhu dan Waktu Pengeringan terhadap Aktivitas Antioksidan dan Sensori Teh Herbal Daun Kirinyuh (Chromolaen odorata L.). Jurnal Teknologi Dan Industri Pertanian Indonesia, 15(02), 65–70.

Riansyah, K., Hakim, A., & Hidayati, A. R. 2023. Teh Herbal Terstandar Simplisia Bunga Gemitir (Tagetes erecta Linn.) sebagai Kandidat Antioksidan Baru. Sasambo Journal of Pharmacy, 4(1), 45–52.

Rizkiana, N. D., Suciati, F., & Baharta, R. 2024. Perbedaan Suhu Dehidrator terhadap Rendemen, Warna, Kadar Air, dan Organoleptik pada Pembuatan Tepung Kulit Buah Naga Merah. Jurnal Ilmiah Ilmu dan Teknologi Rekayasa, 6(2), 52-59.

Romadhoni, I. F., Sutiadiningsih, A., Purwidiani, N., Purwidiani, L., & Huda, I. 2023. Analisis Kualitas Teh Celup Herbal sebagai Minuman Fungsional. JINGLER : Jurnal Teknik Pengolahan Pertanian, 1(2), 9–17.

Santi, N. M. 2021. Review: Aktivitas Antioksidan Ekstrak Bunga Gemitir (Tagetes erecta Linn.). Jurnal Farmagazine, 8(1), 25–31.

Sinaga, C. A., Pratama, G., & Aditia, R. P. 2024. Karakteristik Sediaan Teh Rumput Laut Ulva lactuca dengan Konsentrasi Arang Aktif Sebagai Absorben. Agroteknika, 7(3), 411–421.

Son, H. T., & Limanan, D. 2023. Antioxidant Capacity Test, Total Phenolic, Total Alkaloid, and Toxicity of Marigold Flower (Tagetes erecta L.). Devotion : Journal of Research and Community Service, 4(1), 88–95.

Sudarmadji, S., Haryono, B., & Suhardi. 2010. Prosedur Analisa untuk Bahan Makanan dan Pertanian. Yogyakarta : Liberty .

Sumardi, S., Rasdiansyah, R., & Abubakar, Y. 2022. Kualitas Fisik dan Kimia Kopi Celup Arabika Rasa Kayu Manis pada Tingkat Penyangraian yang Berbeda. Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pertanian, 7(2), 323–329.

Suseno, R., Surhani, & Rahmi, S. L. 2025. Karakteristik Fisikokimia Teh Herbal Berbasis Rosela, Serai, dan Jahe dengan Stevia sebagai Pemanis Alami. Jurnal Sains Dan Teknologi Pangan, 10(4), 8580–8588.

Sylvy, D., Aggraini, T., & Shinta, N. 2021. Pengaruh Penambahan Bubuk Kulit Kayu Manis terhadap Mutu Teh Herbal Daun Afrika (Vernonia amygdalina). Jurnal Agrotek Ummat, 8(15–20).

Tanago, F. E., Pramudia, H., & Pramesti, D. S. 2023. Inovasi Selai Bunga Marigold sebagai Produk Olahan Selai. INSPIRE: Journal of Culinary, Hospitality, Digital & Creative Arts and Event, 1(2), 89–100.

Teguh, Kunarto, B., & Putri, A. S. 2023. Aktivitas Antioksidan Teh Herbal Daun Parijoto (Medinilla speciosa) pada Berbagai Lama Pengeringan. Jurnal Teknologi Pangan Dan Hasil Pertanian, 18(2), 47–55.

Yulia, A., Yernisa, & Feni. 2018. Karakteristik Kimia dan Penerimaan Konsumen Minuman Herbal Teh Hitam Kayu Aro - Kayu Manis Asal Kabupaten Kerinci Provinsi Jambi. Jurnal Ilmiah Ilmu Terapan Universitas Jambi JIITUJ, 1(1), 14–24.

Yulia, M., & Ranova, R. 2018. Uji Aktivitas Antioksidan Ekstrak Bunga Tahi Kotok (Tagetes erecta L.) dengan Metode DPPH (1,1-Difenil-2-Pikrihidrazil). Scientia : Jurnal Farmasi Dan Kesehatan, 8(1), 98–103.

Yulianto, S., Tolkah, R., & Setyowati, R. 2024. Aktivitas Antioksidan Daun Alpukat (Parsea americana MILL.), Daun Teh (Camellia sinnesis) dan Bunga Melati (Jasminum sambac L.). Jurnal Formil (Forum Ilmiah) Kesmas Respati, 9(2), 132–147.

Unduhan

Diterbitkan

2025-12-31

Terbitan

Bagian

Articles