Perjalanan Udara dengan Penyakit Paru
DOI:
https://doi.org/10.29303/7tj7c298Kata Kunci:
Perjalanan Udara, Hypoxic Challenge Test, Oksigen dalam PenerbanganAbstrak
Perjalanan udara pada umumnya aman bagi individu sehat, namun pada pasien dengan penyakit pernapasan diperlukan pertimbangan medis yang cermat karena paparan hipoksia hipobarik setara ketinggian kabin hingga 2438 m dapat memicu hipoksemia bermakna. Gangguan pernapasan menyumbang sekitar 12% dari seluruh keadaan darurat medis dalam penerbangan dan menjadi salah satu penyebab utama pengalihan penerbangan. Sebagian besar kejadian tersebut berkaitan dengan kondisi medis yang telah ada sebelumnya. Oleh karena itu, skrining dan evaluasi pra-penerbangan yang sistematis menjadi strategi penting untuk mencegah komplikasi selama dan setelah perjalanan udara.
Unduhan
Diterbitkan
2026-05-16
Terbitan
Bagian
Articles

















