MENINGKATKAN MINAT BACA ANAK MELALUI GERAKAN LITERASI PERPUSNAS DI DESA LABUHAN LOMBOK
DOI:
https://doi.org/10.29303/pjb65y25Kata Kunci:
Literasi, minat baca, KKN, Perpusnas, Lombok TimurAbstrak
Kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Mataram tahun 2025 di Desa Labuhan Lombok fokus pada peningkatan budaya literasi di kalangan anak-anak. Program ini didukung oleh Gerakan Literasi Perpusnas dan melibatkan berbagai aktivitas menarik, seperti Kunjungan Literasi, sosialisasi literasi, dan Apresiasi Literasi Tingkat Desa yang dikemas dalam lomba-lomba. Metode yang digunakan sangat mengedepankan partisipasi masyarakat, terutama melibatkan siswa sekolah dasar dan pihak sekolah. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan antusiasme yang tinggi dari para peserta, peningkatan minat baca, serta dukungan positif dari masyarakat. Diharapkan program ini dapat berlanjut sebagai upaya untuk menghidupkan perpustakaan desa dan memperkuat budaya literasi di Ujung Timur Lombok. Metode yang digunakan adalah pendekatan Participatory Rural Appraisal (PRA), yang melibatkan perangkat desa, guru, siswa, dan masyarakat dalam empat tahapan: persiapan, pelaksanaan, evaluasi, dan pelaporan. Kegiatan utama mencakup kunjungan literasi ke sekolah, lomba membaca puisi dan mewarnai, serta sosialisasi literasi dan pencegahan bullying yang bekerja sama dengan Kapolsek Pringgabaya.
Referensi
Avianty, I., Umam, K., & Pratomo, N. (2018). Gerakan Literasi Masyarakat Desa Sukajaya. Abdi Dosen: Jurnal Pengabdian pada Masyarakat, 2(1), 55–61.
Bhakti, C. P. (2018). Pemberdayaan Masyarakat Miliran, Muja Muju, Umbulharjo, Yogyakarta: Program Pengembangan Bimbingan Belajar Masyarakat. Artikel KKN Divisi III.
Herdiana, D., Heriyana, R., & Suhaerawan, R. (2019). Pemberdayaan Masyarakat melalui Gerakan Literasi Perdesaan di Desa Cimanggu Kabupaten Bandung Barat. Jurnal Pengabdian pada Masyarakat, 4(4), 431–442.
Irianto, P. O., & Febrianto, L. Y. (2017). Pentingnya Penguasaan Literasi bagi Generasi Muda dalam Menghadapi MEA. Dalam The 1st Education and Language International Conference Proceedings Center for International Language
Development of Unissula (pp. 640–647). Semarang: Universitas Islam Sultan Agung Semarang.
Lestari, M. A., Santoso, M. B., & Mulyana, N. (2020). Penerapan Teknik Participatory Rural Appraisal (PRA) dalam Menangani Permasalahan Sampah. Jurnal Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (JPPM), 1(1), 55–61.
Nopilda, L., & Kristiawan, M. (2018). Gerakan Literasi Sekolah Berbasis Pembelajaran Multiliterasi: Sebuah Paradigma Pendidikan Abad ke-21. Jurnal Manajemen, Kepemimpinan dan Supervisi Pendidikan, 3(2), 216–231.
Ramadhan, I., & Imran, I. (2022). Kontruksi Pemberdayaan Masyarakat melalui Program "Aku Belajar" dalam Meningkatkan Literasi Anak Pemulung. Jurnal PIPSI (Jurnal Pendidikan IPS Indonesia), 7(1), 57–70.
Rohidin, R. (2012). Internet dalam Konteks Perpustakaan. Jurnal Pustakaloka, 4(1), 119.
Rohman, A. S., & Lusiana, E. (2017). Gerakan Literasi Masyarakat Kabupaten Bandung. Shaut Al-Maktabah: Jurnal Perpustakaan, Arsip dan Dokumentasi, 9(1), 25–40.
Sulaeman, A., Bramasta, D., & Makhrus, M. (2023). Pemberdayaan Masyarakat dengan Pendekatan Participatory Rural Appraisal (PRA). Jurnal Literasi Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat, 2(2), 87–96.
Suragangga, I. M. N. (2017). Mendidik Lewat Literasi untuk Pendidikan Berkualitas. Jurnal Penjaminan Mutu, 3(2), 154–163.


