OPTIMALISASI PEMANFAATAN KOTORAN TERNAK MENJADI PUPUK ORGANIK DENGAN DEKOMPOSER AGROZYME DI DESA SENGKOL
DOI:
https://doi.org/10.29303/61ykp717Keywords:
Livestock Manure, Organic Fertilizer, Agrozyme DecomposerAbstract
Improper management of livestock manure may cause negative impacts to the environment and human health. This condition would get worse when animal pens are located close to residential areas. On the other side, livestock manure actually could be utilized as organic fertilizer due to its nutrient content such as Nitrogen (N), Phosphorus (P), and Potassium (K). Therefore, socialization and training on the utilization of livestock manure into organic fertilizer is necessary as an environmentally friendly solution while creating synergy between the livestock and agricultural sectors. This community service activity carried out in Dusun Loang Landak, Sengkol Village, Pujut District, Central Lombok Regency, West Nusa Tenggara, with implementation methods including (1) Observation, (2) Planning, (3) Implementation, and (4) Evaluation. The socialization and training were attended by 30 participants consisted of farmers, livestock breeders, and students in Dusun Loang Landak. The materials delivered included the urgency of livestock waste management, the benefits of Agrozyme decomposer, and the process of making organic fertilizer. Participants showed high enthusiasm by actively engaging in discussions about application of organic fertilizer in agricultural fields. During the training session, the participants directly practiced making organic fertilizer so that they could practice it independently. This activity successfully improved the knowledge and skills of Sengkol Village community members in processing cattle manure into organic fertilizer.
References
Ali, B. T. I., Pati, S. S., Baruji, T., Yanti, F. M., Heriyanti, S. I., Machiya, I., Santoso, E., Priambodo, T. B., Budiyanto, B., Purnamastuti, F. N., Nilasari, N., Primeia, S., & Valentino, N. (2024). Strategi Optimasi Media Cair dalam Perbanyakan Kultur Kapang Dekomposer Tandan Kosong Kelapa Sawit untuk Efisiensi Produksi Biogas. Jurnal Teknik Terapan, 3(2), 35–41. Retrieved from https://j-teta.polije.ac.id/index.php/publikasi/article/view/38
Darmawanto, D., Parwati, W. D. U., & Soebroto, S. P. (2025). Pengaruh Arang Sekam dan Konsentrasi Eco-Enzim Buah terhadap Pertumbuhan Bibit Kelapa Sawit di Pre-Nursery. Agroista Jurnal Agroteknologi, 8(2), 113–119. https://doi.org/10.55180/agi.v8i2.1479
Huda, S., & Wikanta, W. (2016). Pemanfaatan Limbah Kotoran Sapi Menjadi Pupuk Organik Sebagai Upaya Mendukung Usaha Peternakan Sapi Potong di Kelompok Tani Ternak Mandiri Jaya Desa Moropelang Kecamatan Babat Kabupaten Lamongan. Aksiologiya: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 1(1), 26. https://doi.org/10.30651/aks.v1i1.303
Ichfa, M. S. M., Maulana, F. A., Utami, N. W. P., Handayani, E., Fitriani, F., Hikmaturrohmi, H., Haqiqi, N., Saraswati, P. B. A., Nurhidayati, S. Z., Qoriasmadillah, W., Arrazy, M., Ramadhan, Moch. F., & Prasedya, E. S. (2024). Penyuluhan Penanaman Dan Pemanfaatan Tanaman Obat Keluarga (Toga) Sebagai Jamu Tradisional Masyarakat Desa Sengkol. Jurnal Abdi Insani, 11(2), 1651–1664. https://doi.org/10.29303/abdiinsani.v11i2.1472
Indraloka, A. B., Romadian, E., Sulkhi, W. I., & Aprilia, D. (2022). Pemanfaatan Limbah Kotoran Sapi Menjadi Pupuk Bokashi Organik di Desa Wongsorejo Kabupaten Banyuwangi. Jumat Pertanian: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 3(2), 59–64. https://doi.org/10.32764/abdimasper.v3i2.2564
Kementerian Kesehatan. (2025). Penatalaksanaan Pada Penyakit Gastroenteritis Pada Anak Dan Dewasa Angkatan 1. LMS Kemkes. https://lms.kemkes.go.id/courses/ad17b1e3-26bc-4662-a5af-76bdce821cb7
Marwantika, A. I. (2020). Pembuatan Pupuk Organik Sebagai Upaya Pengurangan Ketergantungan Petani Terhadap Pupuk Kimia Di Dusun Sidowayah, Desa Candimulyo, Kecamatan Dolopo, Kabupaten Madiun. InEJ: Indonesian Engagement Journal, 1(1). https://doi.org/10.21154/inej.v1i1.2044
Nuke, Y., Ledheng, L., & Yustiningsing, M. (2021). Pengaruh Komposisi Media Tanam Organik Arang Sekam Dan Pupuk Kotoran Sapi Terhadap Pertumbuhan dan Kelangsungan Hidup Tanaman Cabai Merah (Capsicum annum L.) dan Cabai Rawit (Capsicum frutescens L.). Bioma : Berkala Ilmiah Biologi, 23(2), 125-132. https://doi.org/10.14710/bioma.23.2.125-132
Nurlianti, N., & Prihanani, P. (2018). Peran Decompeser Dalam Pembuatan Kompos Dari Limbah Padi Dan Limbah Sawit ( The Influence Of Decomposer For Composs From Waste Of Rice Plant And Palm Farm ). JURNAL AGROAQUA, 16(1).
Nurrahma, A. H. I., & Melati, M. (2013). Pengaruh Jenis Pupuk dan Dekomposer terhadap Pertumbuhan dan Produksi Padi Organik. Buletin Agrohorti, 1(1), 149. https://doi.org/10.29244/agrob.1.1.149-155
Prasmatiwi, F. E., Evizal, R., dan Syam, T. 2017. Integrasi Ternak Kambing-Tanaman Mendorong Budidaya Kopi Semiorganik. Prosiding Seminar Nasional Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Lampung. Bandarlampung :1-5.
Ramadhani, R., Nurdian, Y., Rachmawati, D. A., Utami, W. S., Armiyanti , Y., Hermansyah, B., & Rahardjo, A. M. (2022). Hubungan Sanitasi Kandang Sapi dengan Infeksi Cryptosporidium sp. pada Pedet dan Peternak Sapi. Jurnal Medik Veteriner, 5(2). https://doi.org/10.20473/jmv.vol5.iss2.2022.178-187
Ratriyanto, A., Widyawati, S. D., Suprayogi, W. P. S., Prastowo, S., & Widyas, N. (2019). Pembuatan Pupuk Organik dari Kotoran Ternak untuk Meningkatkan Produksi Pertanian. SEMAR (Jurnal Ilmu Pengetahuan, Teknologi, Dan Seni Bagi Masyarakat), 8(1). https://doi.org/10.20961/semar.v8i1.40204
Saputro, D. D., Wijaya, B. R., & Wijayanti, Y. (2014). Pengelolaan Limbah Peternakan Sapi Untuk Meningkatkan Kapasitas Produksi Pada Kelompok Ternak Patra Sutera. DOAJ (DOAJ: Directory of Open Access Journals), 12(2).
Saraswati, R., & Praptana, R. H. (2017). Percepatan Proses Pengomposan Aerobik Menggunakan Biodekomposer / Acceleration of Aerobic Composting Process Using Biodecomposer. Perspektif, 16(1), 44–57. https://doi.org/10.21082/psp.v16n1.2017.44-57
Sarijan, A., Ekowati, N. Y., Widijastuti, R., Yusuf, M., Anwar, A., Djaja, I., Sembiring, J., Kusumah, R., & Limbongan, A. A. (2023). Respon Beberapa Varietas Jagung (Zea mays L.) terhadap Lahan Salin di Kabupaten Merauke, Provinsi Papua, Indonesia. Agro Bali : Agricultural Journal, 6(3), 724–730. https://doi.org/10.37637/ab.v6i3.1295
Simanungkalit, R.D.M., Suriadikarta, D.A., Saraswati, R., Setyorini, D. & Hartatik, W. (2006). Pupuk Organik dan Pupuk Hayati. Balai Penelitian dan Pengembangan Pertanian
Zaman, N., Bachtiar, E., Gala, S., & Nuraliyah, A. (2023). Pengolahan Kotoran Ternak Sapi Menjadi Biogas Dan Pupuk Organik Di Desa Purnakarya, Kecamatan Tanralili, Maros, Sulawesi Selatan. JAIM UNIK , 6(2).
Zebua, T., Gulo, S. M., & Gulo, S. S. (2025). Pengaruh Pupuk Organik Terhadap Pertumbuhan Tanaman dan Kualitas Tanah. Flora : Jurnal Kajian Ilmu Pertanian Dan Perkebunan, 2(1), 208–213. https://doi.org/10.62951/flora.v2i1.268.



