Efektivitas Model Edukasi Partisipatif dalam Meningkatkan Literasi Konservasi Air melalui Implementasi Biopori di Desa Tampak Siring

Authors

  • Sazili Ahmad Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universita Mataram, Mataram, Indonesia
  • Lalu Beni Jayusman Program Studi Teknik Elektro, Fakultas Teknik, Universitas Mataram, Mataram, Indonesia
  • Chrisnanti Nadira Ayu Putri Program Studi Arsitektur, Fakultas Teknik, Universitas Mataram, Mataram, Indonesia
  • Hizbi Maulina Program Studi Pendidikan Matematika, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universita Mataram, Mataram, Indonesia
  • Rohayanti Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram, Mataram, Indonesia
  • Adinda Mariska Program Studi Agroekoteknologi , Fakultas Pertanian, Universitas Mataram, Mataram, Indonesia
  • Dinda Arini Octavianty Program Studi Pendidikan Anak Usia Dini, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram, Mataram, Indonesia
  • Ditha Zanetti Octavia Program Studi Farmasi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Kedokteran, Universitas Mataram, Mataram, Indonesia
  • Rami Laili Yanti Program Studi Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Mataram, Mataram, Indonesia
  • Muhammad Sahrul Adami Program Studi IlmuHukum, Fakultas Hukum, Universita Mataram, Mataram, Indonesia
  • Alifa Najmi Ariz Zaennuri Program Studi Peternakan, Fakultas Peternakan, Universitas Mataram, Mataram, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.29303/636gwj17

Keywords:

Lubang Resapan Biopori, konservasi lingkungan, pengelolaan sampah organik, sosialisasi masyarakat, infiltrasi air

Abstract

Program Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Desa Tampak Siring, Kecamatan Batukliang, Lombok Tengah, dilaksanakan sebagai respons atas permasalahan lingkungan berupa rendahnya daya serap tanah terhadap air hujan, tingginya limpasan permukaan, serta belum optimalnya pengelolaan sampah organik rumah tangga. Permasalahan ini menjadi penting untuk ditangani karena karakter desa yang agraris sangat bergantung pada kualitas tanah dan ketersediaan air dalam menunjang produktivitas pertanian dan keberlanjutan lingkungan. Tanpa adanya upaya konservasi, kondisi tersebut berpotensi menyebabkan genangan, menurunnya kesuburan tanah, dan meningkatnya volume sampah organik. Metode pengabdian dilakukan melalui pendekatan partisipatif dan edukatif yang meliputi kegiatan sosialisasi tentang pentingnya konservasi tanah dan pengelolaan sampah organik, pelatihan teknis pembuatan Lubang Resapan Biopori (LRB), serta implementasi langsung LRB di pekarangan rumah warga, fasilitas umum, dan lahan pertanian. Kegiatan ini melibatkan masyarakat secara aktif sejak tahap perencanaan hingga evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman masyarakat mengenai pengelolaan lingkungan, terbentuknya lubang biopori di sejumlah titik strategis desa, serta pemanfaatan kompos hasil penguraian sampah organik untuk mendukung pertumbuhan tanaman. Program ini menegaskan bahwa penerapan teknologi sederhana berbasis partisipasi masyarakat dapat menjadi solusi efektif dalam memperkuat ketahanan lingkungan dan mendorong praktik pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan.

References

Amalia, S., Sutrisno, A., & Fitrah, R. (2023). Analisa Kesesuaian Lubang Resapan Biopori sebagai Teknologi Konservasi Air dan Pengendalian Limpasan. Jurnal Talenta Sipil, Universitas Batanghari. https://talentasipil.unbari.ac.id/index.php/talenta/article/view/330

Badan Pusat Statistik. (2023). Kabupaten Lombok Tengah dalam Angka 2023. BPS Kabupaten Lombok Tengah.

Badan Pusat Statistik. (2023). Statistik Pengelolaan Sampah Rumah Tangga Indonesia. BPS RI.

Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah. (2020). Statistik dan Spasial Kecamatan Batukliang 2020. Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah.

Dewi, S., Kurniawati, E., & Putra, H. (2024). Biopori sebagai Metode Percepatan Resapan Air dan Pengelolaan Sampah Organik. Jurnal Nuansa Akademik. https://jurnal.ucy.ac.id/index.php/nuansaakademik/article/download/2657/2648/12352

Fynnisa, N. A., et al. (2024). Pembuatan Lubang Biopori Guna Meningkatkan Resapan Air Hujan di Dusun Satu A Desa Banjar. Jurnal Pengabdian Gabdimas. https://journal.aira.or.id/index.php/gabdimas/article/download/921/346/6006

Johari, M., Ramadhan, A., & Sukmawati, H. (2025). Efektivitas Teknologi Biopori melalui Pemanfaatan Sampah Organik dan Kotoran Ternak. Jurnal Karya Pengabdian. https://pkm.lpkd.or.id/index.php/Karya/article/download/1990/2047/10227

Nurlaela, A., Ramdani, S., & Lestari, W. (2025). Implementasi Biopori sebagai Solusi Pengelolaan Air dan Sampah Berbasis Masyarakat. Hayina: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat. https://ejournal.unisayogya.ac.id/index.php/hayina/article/view/4331

Paembonan, Y., Salenrang, S., & Balol, F. (2021). Efektivitas Lubang Resapan Biopori terhadap Laju Infiltrasi di Kampus 2 UKI Toraja. Jurnal Dynamic Saint. https://journals.ukitoraja.ac.id/index.php/dynamicsaint/article/download/1435/1226

Setiawan, R., Putri, A. L., & Wahid, M. (2024). Relevansi Sistem Biopori dalam Upaya Pencegahan Banjir dan Konservasi Air. Jurnal Community Service Welfare and Building (CSWB). https://jurnal.umt.ac.id/index.php/CSWB/article/view/10505

Talenta Conference Series – Universitas Sumatera Utara. (2022). Kajian Efektivitas Lubang Resapan Biopori. Universitas Sumatera Utara.

Yuliandewi, N., Gustiana, R., & Herdiyanti, S. (2025). Penerapan Lubang Resapan Biopori pada Lahan Pertanian Terbatas di Wilayah Tasikmalaya. Jurnal Abdimas Galuh. https://jurnal.unigal.ac.id/abdimasgaluh/article/view/18192

Downloads

Published

2026-05-25

How to Cite

Efektivitas Model Edukasi Partisipatif dalam Meningkatkan Literasi Konservasi Air melalui Implementasi Biopori di Desa Tampak Siring. (2026). Portal ABDIMAS, 4(1), 39-51. https://doi.org/10.29303/636gwj17