PEMBUATAN WEBSITE GEREJA SEBAGAI MEDIA INFORMASI DAN KOMUNIKASI JEMAAT PADA GMIST KALVARI KENDAHE
DOI:
https://doi.org/10.29303/pepadu.v6i4.8851Kata Kunci:
website gereja, transformasi digital, komunikasi jemaat, GMIST Kendahe, Participatory Action ResearchAbstrak
GMIST Kalvari Kendahe menghadapi tantangan komunikasi internal yang tidak efisien, seperti ketergantungan pada papan pengumuman dan komunikasi lisan. Hal ini menyebabkan keterbatasan jangkauan informasi, terutama bagi jemaat muda dan yang berdomisili di luar daerah, serta minimnya dokumentasi dan jejak digital. Sebagai solusi, tim pengabdian Politeknik Nusa Utara (Polnustar) mengimplementasikan program pembuatan website gereja. Metode yang digunakan adalah Participatory Action Research (PAR) dengan tiga tahap: persiapan (observasi, FGD), pelaksanaan (pengembangan agile dan pelatihan), dan evaluasi (User Acceptance Test). Website dibangun menggunakan WordPress dan Elementor untuk memastikan kemudahan pengelolaan.Hasil implementasi berhasil membangun website fungsional dengan fitur profil, pengumuman, dan galeri. Terbentuk pula tim pengelola dari jemaat yang terlatih, sehingga komunikasi menjadi lebih efektif dan menjangkau jemaat yang tinggal jauh. Inisiatif ini mentransformasi pelayanan gereja menjadi lebih inklusif dan mudah diakses.Kesimpulannya, transformasi digital melalui website terbukti efektif meningkatkan efisiensi komunikasi dan keterlibatan jemaat. Pendekatan partisipatif menumbuhkan rasa kepemilikan dan keberlanjutan. Model ini berpotensi untuk direplikasi oleh gereja GMIST lainnya di wilayah Sangihe guna mendorong literasi digital yang lebih luas.









